Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ASN Bekasi Diminta Belanja di Pasar Tradisional Sebulan Sekali

2 min read
ASN Bekasi Diminta Belanja di Pasar Tradisional Sebulan Sekali
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta ASN Pemkot Bekasi berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional sebulan sekali melalui program Gebrak Pasar.
  • Program menyasar momentum tanggal muda agar belanja bulanan ASN turut meningkatkan aktivitas perdagangan dan perputaran ekonomi pedagang pasar tradisional.
  • Dengan asumsi 1.500 ASN berbelanja rata-rata Rp100 ribu, perputaran uang diperkirakan mencapai Rp150 juta per hari; ASN wajib mengirim foto bukti belanja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bekasi, IDN Times - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional.

Tri mengatakan, permintaan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Belanja Kembali ke Pasar atau Gebrak Pasar. Program ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

"Ya, jadi Gebrak Pasar, gerakan belanja kembali ke pasar, ya. Jadi kami inisiasi karena itu kan pada saat setiap bulan di tanggal muda," kata Tri, Senin (28/9/2026).

  1. 1. ASN diajak manfaatkan momentum tanggal muda

    ASN Bekasi Diminta Belanja di Pasar Tradisional Sebulan Sekali
    Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (IDN Times/Imam Faishal)

    Tri mengatakan, program Gebrak Pasar menyasar ASN Pemkot Bekasi agar memanfaatkan momentum awal bulan untuk memenuhi kebutuhan belanja bulanan di pasar tradisional.

    Menurut dia, keterlibatan ASN dalam program tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi pedagang di pasar.

  2. 2. Perputaran uang diperkirakan capai Rp150 juta

    Ilustrasi Pasar (IDN Times/ Lia Hutasoit)
    Ilustrasi Pasar (IDN Times/ Lia Hutasoit)

    Menurut Tri, program tersebut dapat menciptakan perputaran uang hingga sekitar Rp150 juta dalam satu hari.

    Perhitungan itu berdasarkan asumsi sekitar 1.500 ASN mengikuti program tersebut dengan rata-rata belanja Rp100 ribu per orang.

    "Tapi kami kemarin komitmenkan ya udah lah minimal kalau belanjanya rata-rata Rp100.000, kemudian nanti mungkin yang datang hampir 1.500 orang, ya lumayan hampir Rp150 jutaan uang yang beredar pada hari itu," ujar dia.

    Dengan perputaran uang tersebut, program Gebrak Pasar diharapkan dapat membantu menggerakkan aktivitas ekonomi di pasar tradisional.

  3. 3. Belanja ASN akan dilaporkan

    Ilustrasi Pasar. IDN Times/Besse Fadhilah
    Ilustrasi Pasar. IDN Times/Besse Fadhilah

    Tri memastikan program berjalan, pihaknya menyiapkan mekanisme pelaporan bagi ASN yang mengikuti kegiatan tersebut.

    ASN nantinya diminta menyimpan dan mendokumentasikan struk atau bukti belanja. Bukti tersebut kemudian dikirimkan sebagai bagian dari sistem pelaporan kegiatan.

    "Pelaporannya nanti kan nanti struk apa namanya, hasil belanjanya difotoin nanti dikirim. Kalau itu sistem lah, ya," ucap Tri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More