Comscore Tracker

Penyuap Eks Menteri KKP Edhy Prabowo, Suharjito Segera Disidang

KPK masih menanti jadwal persidangan

Jakarta, IDN Times - Plt Jubir Bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito, segera disidang terkait kasus suap izin ekspor benih lobster. Suharjito merupakan tersangka penyuap eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

"Hari ini JPU KPK melimpahkan berkas perkara terdakwa Suharjito selaku pemilik PT DPPP (PT Dua Putera Perkasa Pratama) ke PN Tipikor Jakarta Pusat," ucap Ali saat dikonfirmasi, Kamis (4/2/2021).

1. KPK masih menanti jadwal persidangan

Penyuap Eks Menteri KKP Edhy Prabowo, Suharjito Segera DisidangPlt Jubir Bidang Penindakan KPK Ali Fikri (Dok. Humas KPK)

Ali mengatakan, penahanan Suharjito kini menjadi kewenangan hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Dalam kasus itu, Suharjito dijerat dengan dua pasal yakni pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang (UU) Tipikor Jo pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 13 UU Tipikor Jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Saat ini JPU masih menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan juga penetapan jadwal persidangan dengan agenda awal pembacaan surat dakwaan," katanya.

Baca Juga: Cecar Edhy Prabowo, KPK Dalami soal Uang Rp4 Miliar di Rumah Dinas

2. Edhy Prabowo dan enam orang lainnya jadi tersangka

Penyuap Eks Menteri KKP Edhy Prabowo, Suharjito Segera DisidangTersangka mantan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misata berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/2/2021) (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Edhy Prabowo jadi tersangka penerima suap. Kemudian, Staf Khusus Edhy sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas Safri dan Staf Khusus Edhy sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas Andreau Pribadi Misata.

Selanjutnya, Sekretaris Pribadi Edhy, Amiril Mukminin, pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi dan staf istri Edhy, Ainul Faqih. Sedangkan sebagai tersangka pemberi suap ialah Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito.

3. KPK sita jam rolex hingga tas LV dari penangkapan Edhy

Penyuap Eks Menteri KKP Edhy Prabowo, Suharjito Segera DisidangMantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo bersiap menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (14/12/2020) (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Seperti diberitakan sebelumnya, Edhy diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benih lobster. Uang yang diduga suap tersebut masuk ke rekening PT ACK senilai Rp9,8 miliar.

Uang itu kemudian ditarik ke rekening pemegang PT ACK, yakni Ahmad Bahtiar dan Amri. Pada 5 November 2020, Ahmad Bahtiar mentransfer ke rekening staf istri Edhy bernama Ainul sebesar Rp3,4 miliar. Uang itu diberikan untuk keperluan Edhy, istrinya Iis Rosita Dewi, Safri dan Andreau.

Tak hanya itu, uang tersebut digunakan Edhy dan istrinya belanja barang mewah di Honolulu, Hawai, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Dengan mengeluarkan uang Rp750 juta, mereka membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan LV dan baju Old Navy. Selain itu, pada Mei 2020, Edhy turut diduga menerima 100 ribu dolar AS dari Suharjito melalui Safri dan Amiril.

Baca Juga: Edhy Prabowo Bantah Beli Wine Pakai Duit Suap, Begini Respons KPK

Topic:

  • Axel Joshua Harianja
  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya