Banjir bandang di Kabupaten Bogor (Dok. BNPB)
Bencana hidrometeorologi juga melanda beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat. Banjir melanda Desa Rawa Panjang dan Desa Bojong Baru di Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, pada Jumat (1/5/2026) pukul 17.30 waktu setempat. Banjir dilaporkan terjadi setelah hujan deras berdurasi panjang dan diperparah oleh penyempitan saluran Kali Baru. Ketinggian air mencapai 120 sentimeter.
Sebanyak 60 unit rumah terdampak dengan rincian 10 unit di Desa Bojong Baru dan 50 unit di Desa Rawa Panjang. Pascakejadian, BPBD bersama tim gabungan segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Hingga Sabtu, banjir juga berangsur surut.
Sementara, di wilayah Kabupaten Bogor, cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras disertai angin kencang menimbulkan korban jiwa di Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Gunung Putri.
"Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa pohon palem, sementara satu orang lainnya meninggal setelah tertimpa pagar tembok saat berteduh. Korban meninggal dunia segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Abdul.
Selain korban jiwa, angin kencang juga menyebabkan dua unit rumah rusak ringan, satu unit rumah rusak sedang, satu kendaraan roda dua terdampak, serta beberapa pohon tumbang. BPBD Kabupaten Bogor bersama tim gabungan segera membersihkan sisa pohon tumbang agar akses jalan dapat kembali digunakan. Sementara itu, rumah yang rusak masih dalam proses pendataan untuk dilakukan perbaikan.
Kemudian, cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada Jumat (1/5/2026) pukul 11.47 WIB. Angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga di Desa Camar Condong, Kecamatan Pematang Jaya. BPBD Kabupaten Langkat melaporkan sebanyak delapan unit rumah rusak dengan rincian lima rusak berat, dua rusak sedang, dan satu rusak ringan. BPBD setempat segera meninjau lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan.