Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KSAU: Pesawat TNI Tampil di Istana Tak Ganggu Distribusi Bantuan ke NTT

KSAU: Pesawat TNI Tampil di Istana Tak Ganggu Distribusi Bantuan ke NTT
Dua pesawat Hercules yang dikerahkan oleh TNI Angkatan Udara (AU) untuk mendistribusikan bantuan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. (Dokumentasi TNI AU)
  • TNI AU mengerahkan pesawat C-130 Hercules untuk mengirim bantuan kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
  • Hercules dan sejumlah helikopter difokuskan untuk misi kemanusiaan, sementara pertunjukan udara tetap berlangsung terpisah.
  • TNI AU menyiapkan posko di seluruh Lanud agar masyarakat dapat menyalurkan bantuan untuk dikirim ke NTT.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembagian tugas pesawat TNI AU sudah tepat?
Share Article

Jakarta, IDN Times — Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memastikan, penggunaan pesawat untuk pertunjukan udara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, tidak mengganggu distribusi bantuan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tonny mengatakan, TNI Angkatan Udara telah mengerahkan pesawat angkut C-130 Hercules untuk mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak gempa.

"Hercules sudah berangkat ke sana, kita sudah sampai kemarin sudah mengirimkan 60 ton bantuan sembako ke NTT. Dan ini mengalir terus," ujar dia kepada awak media di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

  1. 1. Siapkan posko di Lanud

    TNI AU, gempa NTT, bantuan
    Dua pesawat Hercules yang dikerahkan oleh TNI Angkatan Udara (AU) untuk mendistribusikan bantuan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. (Dokumentasi TNI AU)

    Tonny menegaskan, pesawat Hercules yang dimiliki TNI AU saat ini difokuskan untuk mendukung operasi kemanusiaan di NTT. Pengiriman bantuan juga akan terus dilakukan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

    Selain mengerahkan pesawat, TNI AU menyiapkan posko di setiap pangkalan udara (Lanud) di seluruh Indonesia. Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan untuk korban gempa dapat menyerahkannya melalui Lanud untuk kemudian dikirimkan ke NTT.

    "Poskonya di setiap Lanud di seluruh Indonesia kita siapkan posko, jadi bagi masyarakat Indonesia yang ingin memberikan bantuan, silakan datang ke Lanud, nanti akan diterima dan akan kita antarkan ke Nusa Tenggara Timur," katanya.

  2. 2. Helikopter juga dikerahkan untuk misi kemanusiaan

    Atraksi pesawat Jet dan helikopter memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (Youtube.com/Sekretari
    Atraksi pesawat Jet dan helikopter memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

    Tak hanya Hercules, Tonny memastikan, sejumlah helikopter TNI AU juga tidak digunakan dalam pertunjukan udara karena dikerahkan untuk mendukung penanganan bencana.

    "Termasuk heli-helikopter kita tidak ada di sini, ada juga di NTT," ujar dia.

    Dengan demikian, menurut KSAU, pembagian tugas antara kegiatan pertunjukan udara dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan dan operasi bantuan kemanusiaan telah dilakukan tanpa mengganggu satu sama lain.

    "Sama sekali ini Hercules tidak dilibatkan dalam demo udara ini. Hercules khusus untuk memberikan bantuan," tegasnya.

  3. 3. Pertunjukan udara jadi bentuk pertanggungjawaban TNI AU

    Atraksi pesawat Jet dan helikopter memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (Youtube.com/Sekretari
    Atraksi pesawat Jet dan helikopter memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

    Tonny lantas menjelaskan, pertunjukan udara dalam rangka HUT ke-81 RI juga memiliki pesan kepada masyarakat. Menurut dia, alutsista pesawat yang digunakan TNI AU merupakan bagian dari aset negara yang pengadaannya berasal dari uang rakyat.

    Karena itu, penampilan para penerbang dan prajurit TNI AU di hadapan masyarakat menjadi bentuk pertanggungjawaban atas profesionalisme mereka dalam mengoperasikan alutsista tersebut.

    "Jadi Angkatan Udara, alutsista pesawat-pesawat itu kan dibeli oleh uang rakyat, ya. Dan kami menunjukkan pertanggungjawaban kami kepada masyarakat bahwa profesionalisme penerbang-penerbang, prajurit Angkatan Udara di depan masyarakat," katanya.

    Tonny menyebut, momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan bagi TNI AU untuk menunjukkan kemampuan para prajurit sekaligus memastikan alutsista tetap dapat digunakan untuk kepentingan kemanusiaan.

    "Kebetulan ada momen hari ulang tahun ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia itu," ujar dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More