Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bareskrim Polri Tetapkan 9 Tersangka Korporasi dalam Kasus Karhutla

4 min read
Bareskrim Polri Tetapkan 9 Tersangka Korporasi dalam Kasus Karhutla
Sejumlah kendaraan melintas di atas jembatan Siak III yang dipenuhi kabut asap di Pekanbaru, Riau, Rabu (7/10/2026). Berdasarkan pemantauan dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Rabu (7/10) pagi, udara di Kota Pekanbaru berada di level sangat tidak sehat dampak dari kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan menyebabkan jarak pandang kurang dari satu kilometer (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
  • Bareskrim Polri menetapkan sembilan korporasi sebagai tersangka karhutla berdasarkan 98 laporan polisi, dengan total lahan terbakar 25.600,26 hektare di Kalimantan dan Sumatra.
  • Polisi juga menetapkan 223 tersangka perorangan dari 273 laporan karhutla. Penyidikan masih berjalan di berbagai polda, dengan ancaman pidana maksimal 10 hingga 12 tahun.
  • Data 663,61 hektare lahan gambut terbakar baru mencakup enam provinsi prioritas. Hotspot nasional turun 30 persen, tetapi Sumatra Selatan naik dua kali lipat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bareskrim Mabes Polri menetapkan sembilan tersangka korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung di Pulau Kalimantan dan Sumatra. Penetapan tersangka itu didasarkan pada 98 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla yang melibatkan korporasi. Sementara, total luas lahan yang terbakar mencapai 25.600,26 hektare.

"Penanganan korporasi, Bareskrim menggandeng 10 Polda jajaran. Total laporan polisi sebanyak 98, total tersangka ada sembilan," ungkap Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Pipit Subiyanto di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat pada Rabu (14/10/2026).

Sebanyak 7 tersangka korporasi berada di Kalimantan Barat, 1 korporasi berada di Kalimantan Tengah dan 1 korporasi lainnya berlokasi di Kalimantan Selatan.

Ia kemudian merinci laporan polisi terkait korporasi yang diterima oleh pihak kepolisian. Polda Kalbar, kata Pipit menerima 33 laporan polisi, Polda Sumatra Selatan menerima 17 laporan polisi, Polda Kalimantan Tengah menerima 14 laporan polisi, 11 laporan polisi ditujukan di Polda Kalimantan Selatan, 6 laporan polisi ditujukan ke Polda Riau, 7 laporan polisi diterima oleh Polda Kaltim, 3 laporan polisi diterima oleh Polda Kaltara, 3 laporan polisi ditujukan ke Polda Lampung, 2 laporan polisi di Polda Jambi, 1 laporan polisi ke Polda Bangka Belitung dan 1 laporan polisi ditujukan ke Dittipdter Bareskrim Mabes Polri.

"Sehingga, total laporan polisi semua mencapai 98," katanya.

  1. 1. Kepolisian juga menetapkan 223 tersangka perorangan terkait karhutla

    Pipit Subiyanto, Karhutla
    Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Pipit Subiyanto ketika menyampaikan keterangan di Kemenko Polkam, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

    Lebih lanjut, di forum itu, pihak kepolisian tidak menyebut identitas korporasi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Pipit kemudian menjelaskan mengenai jumlah tersangka perorangan yang mencapai 223. Penetapan tersangka itu berdasarkan 273 laporan kepolisian yang diterima.

    "Penegakan hukum ini maksimal (ancaman pidana bui) di 10 sampai 12 tahun. Sehingga, ini agar bisa menjadi perhatian bagi masyarakat kita yang masih mempunyai pemikiran bahwa pembukaan lahan dengan membakar lebih murah, efektif dan gampang. Pandangan seperti itu harus dihilangkan. Karena semua memiliki dampak yang luar biasa secara," kata Pipit.

    Pipit menegaskan, penyidik di berbagai polda masih menangani kasus karhutla. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas sesuai dengan ketentuan pidana yang berlaku untuk memberikan efek jera kepada para pelaku.

  2. 2. Data luas lahan yang terbakar 663 hektare hanya terjadi di enam provinsi

    Karhutla, BNPB
    Data BNPB yang menggambarkan area hutan dan lahan yang masih terbakar di enam provinsi prioritas. (Dokumentasi BNPB)

    Sementara, data yang sempat disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Suharyanto kepada Presiden Prabowo Subianto hanya mencakup enam provinsi prioritas. Dalam rapat pada Senin lalu, Suharyanto menyampaikan sisa area yang masih terbakar mencapai 663,61 hektare. Data karhutla itu mencakup wilayah Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Riau dan Kalimantan Barat.

    Sedangkan, data karhutla secara keseluruhan di seluruh wilayah Indonesia belum ada. Kementerian Kehutanan mengeklaim hingga saat ini data yang mencakup karhutla di seluruh Indonesia masih dalam proses penghitungan.

    "Jadi per hari kemarin, hari ini kami laporkan bahwa ada 663 hektare lahan gambut yang saat ini terbakar," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Berton Panjaitan saat memberikan keterangan hari ini.

    Berton menjelaskan, data itu bersumber dari SiPongi dan laporan petugas di lapangan.

    ”Memang luas lahan yang kami peroleh adalah tentu ini dari SiPongi, kemudian dari SiPongi ini kami tambahkan dengan luas pengukuran di lapangan. Jadi, SiPongi tambah luas lapangan," kata dia.

    Laporan itu disampaikan secara berjenjang dari level kabupaten dan kota, provinsi, hingga pusat. Ia juga mengakui data tersebut bersifat prediktif dan bukan angka pasti. Sebab, tidak mungkin mengukur luasan lahan saat api sedang membara dan membakar titik tertentu. Fokus petugas adalah pemadaman api agar karhutla tidak semakin meluas.

  3. 3. Hotspot karhutla di Sumatra Selatan naik dua kali lipat

    Kondisi kabut asap yang melanda kota Palembang menutup ikon kota Jembatan Ampera
    Kondisi kabut asap yang melanda kota Palembang menutup ikon kota Jembatan Ampera (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, menyebut jumlah titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami penurunan 30 persen. Sedangkan Sumatra Selatan justru mencatat kenaikan hingga dua kali lipat.

    “Sumatra Selatan saat ini naik dua kali lipat, sehingga menjadi fokus baru pemerintah," ungkap Ristianto di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

    Ia menambahkan Kemenhut telah menggelar 6.515 operasi pemadaman di enam provinsi prioritas dengan mengerahkan 1.419 personel Manggala Agni. Selain itu, sebanyak 232 individu satwa liar berhasil diselamatkan dan ditangani, termasuk 71 ekor orang utan.

    Ristianto menambahkan, pemerintah akan menggeser personel ke wilayah dengan jumlah titik panas tinggi sambil tetap menjaga daerah yang kondisinya mulai membaik. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Kemenhut juga mempercepat penuntasan karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More