Jakarta, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bakal menggelar unjuk rasa atau demo di Mabes Polri pada hari ini, Jumat (27/2/2026) siang. Mereka menuntut keadilan bagi korban penganiayaan berujung hilangnya nyawa siswa MTsN 1 Maluku Tenggara berinisial AT (14) oleh anggota Brimob, Bripda Mesias Siahaya.
Rencana aksi diunggah akun instagram BEM UI pada Kamis (27/2/2026). Aksi bertajuk #AparatKepar4t itu akan bergerak dari FISIP UI menuju Mabes Polri pada pukul 13.00 WIB.
Anggota BEM UI, Hafidz Hernanda mengatakan, pihaknya memiliki lima tuntutan dalam aksi ini. Pertama, mereka mendesak agar Bripda Mesias dipidana dengan hukuman berat.
“Mendesak penjatuhan hukuman pidana yang seberat-beratnya kepada polisi pembunuh AT dan segenap aparat pelaku represifitas,” kata Hafidz kepada IDN Times, Jumat (27/2/2026).
Kedua, BEM UI mendesak pencopotan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri. Serta pencopotan Irjen Dadang Hartanto dari Kapolda Maluku.
“Mendesak pencopotan Listyo Sigit dari jabatan Kapolri dan Dadang Hartanto dari jabatan Kapolda Maluku,” ujar Hafidz.
Selain itu, BEM UI juga menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi dan penegakan batasan kewenangan dan penarikan Polri dari jabatan sipil.
“Kami juga menuntut hasil konkret Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental dari Komisi Percepatan Reformasi Polri,” kata dia.
