Kereta Tabrak Bus Sekolah di Belgia, Empat Orang Tewas

- Kecelakaan tragis terjadi di Buggenhout, Belgia, saat kereta penumpang menabrak minibus sekolah yang mengangkut sembilan orang, menewaskan empat korban termasuk dua anak-anak.
- Penyelidikan awal menunjukkan palang pintu dan lampu merah perlintasan berfungsi normal, sementara polisi mendalami alasan minibus tetap melintas meski sistem keamanan aktif.
- Ucapan belasungkawa disampaikan oleh pejabat lokal hingga pemimpin Eropa, termasuk Perdana Menteri Belgia dan Presiden Komisi Eropa, sebagai bentuk dukungan bagi keluarga korban.
Jakarta, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah kereta penumpang dan minibus sekolah terjadi di perlintasan rel kawasan Buggenhout, Belgia utara, pada Selasa (26/5/2026). Insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, termasuk anak-anak yang menjadi penumpang kendaraan.
Tabrakan ini berlangsung pada pagi hari ketika minibus dalam perjalanan mengantar siswa menuju sekolah pendidikan khusus. Pemerintah setempat langsung menutup jalur kereta di lokasi kejadian untuk memulai penyelidikan dan mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
1. Minibus sekolah tertabrak di perlintasan rel
Kecelakaan terjadi di perlintasan rel Vierhuizen, sekitar 30 kilometer di wilayah utara Brussels pada pukul 08.15 waktu setempat. Minibus sekolah yang membawa sembilan orang ditabrak oleh kereta yang melaju dari arah Bruges. Di lokasi kejadian, minibus berwarna putih tersebut terhenti di sisi jalan dengan bagian depan rusak, sementara kereta berhenti di jalur rel setelah benturan.
Terkait jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini, Wakil Perdana Menteri Belgia, Maxime Prevot, langsung memberikan keterangan resmi.
"Tabrakan antara kereta dan bus sekolah terjadi pagi ini di Buggenhout. Empat orang meninggal dunia, termasuk dua anak-anak," kata Prevot, dilansir Daily Sabah.
Kantor Kejaksaan Flanders Timur merinci, dua anak yang meninggal tersebut berusia 12 dan 15 tahun. Korban meninggal lainnya adalah sopir minibus berusia 49 tahun dan pendamping perempuan berusia 27 tahun. Sementara itu, lima penumpang anak lainnya berhasil selamat dan sedang dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil.
2. Polisi periksa kondisi palang pintu perlintasan
Kepolisian Belgia beserta kejaksaan setempat langsung memeriksa tempat kejadian perkara untuk memastikan fungsi alat pengaman perlintasan kereta beroperasi dengan baik.
"Berdasarkan informasi saat ini, palang pintu perlintasan tertutup dan lampu merah menyala saat kejadian," kata juru bicara Kejaksaan Flanders Timur, Lisa De Wilde.
Juru Bicara Kepolisian Federal Belgia, An Berger, menambahkan, kendaraan tersebut diduga melewati batas jalur perlintasan sebelum akhirnya tertabrak kereta. Polisi masih menyelidiki alasan minibus bisa masuk ke jalur rel padahal sistem keamanan berfungsi. Sebagai bagian dari prosedur penyelidikan, masinis kereta telah menjalani tes alkohol dan narkoba dengan hasil negatif, sementara kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah sopir minibus.
3. Pejabat sampaikan ucapan belasungkawa kepada korban
Insiden ini mendapat perhatian besar dari masyarakat luas dan para pemimpin pemerintahan, terutama warga yang menetap di wilayah Buggenhout.
"Kami sangat terkejut dan sedih dengan peristiwa yang terjadi di Buggenhout hari ini," kata Wali Kota Buggenhout, Geert Hermans.
Dukungan serupa juga datang dari tingkat nasional. Perdana Menteri Belgia, Bart De Wever, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. Selain itu, simpati juga mengalir dari jajaran pemimpin di tingkat Eropa.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang paling dalam kepada keluarga korban dan orang-orang terdekat mereka," kata Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen.

















