Pohon bertumbangan karena hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam (IDN Times/Doni Hermawan)
Sementara, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani memprediksi musim hujan 2026-2027 di Indonesia akan dimulai secara bertahap. Sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026.
Sebanyak 185 zona musim atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia diprediksi memasuki musim hujan pada November 2026. Sementara itu, sebanyak 266 zona musim atau 17,31 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada Desember 2026.
BMKG juga memprediksi awal musim hujan 2026-2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih lambat atau mundur dibandingkan kondisi normal.
"Awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih lambat atau mundur, yaitu di 529 zona musim atau 61,08 persen luas daratan Indonesia," kata Teuku dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (22/9/2026).
Dari sisi sifat musim, akumulasi curah hujan selama periode musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi berada dalam kategori normal. Kondisi tersebut mencakup 510 zona musim atau sekitar 69,76 persen luas daratan Indonesia.
Teuku menyebut, BMKG memprediksi puncak musim hujan 2026-2027 akan terjadi pada periode yang berbeda di sejumlah wilayah. Sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026.
"Puncak musim hujan pada bulan Desember 2026, yaitu di 155 zona musim atau 36,94 persen luas daratan Indonesia. Puncak musim hujan di Januari 2027 yaitu di 162 zona musim atau 25,68 persen luas daratan Indonesia. Dan nanti di bulan Februari 2027 yaitu di 190 zona musim atau 16,79 persen luas daratan Indonesia," ujar dia.