Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BMKG: Puncak Musim Hujan Diprediksi Mulai Desember 2026-Februari 2027

3 min read
BMKG: Puncak Musim Hujan Diprediksi Mulai Desember 2026-Februari 2027
Ilustrasi Hujan Deras. (IDN Times/Anjani Asra)
  • BMKG memprediksi puncak musim hujan di Indonesia berlangsung dari Desember 2026 hingga Februari 2027.

  • Awal musim hujan diperkirakan datang bertahap mulai November 2026 dan lebih lambat di sebagian besar wilayah.

  • Lonjakan curah hujan berpotensi berdampak pada banjir dan longsor, sementara durasi musim hujan diprediksi lebih pendek.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu sudah menyiapkan antisipasi musim hujan?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di Indonesia terjadi mulai Desember 2026 hingga Februari 2027. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakanq mengatakan, puncak musim hujan pada Desember 2026 terjadi di 155 zona musim; Januari 2027 162 zona; dan Februari 2027 di 190 zona.

"Berikutnya mengenai puncak musim hujan, bagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim hujan pada bulan kita lihat ini tiga bulan utama adalah Desember 2026, Januari 2027, Februari 2027," kata dia dalam jumpa pers secara virtual pada Selasa (22/9/2026).

  1. 1. Waspada banjir dan longsor

    Ilustrasi hujan petir.
    Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Ardhasena mengatakan, periode antara awal masuknya musim hujan dengan puncak musim hujan terjadi secara berdekatan bisa menyebabkan lonjakan curah hujan. Fenomena ini bisa berdampak pada bencana banjir dan longsor.

    "Periode musim hujan ini secara umum berdekatan sehingga perlu kita waspadai bersama lonjakan musim hujan, lonjakan curah hujan yang terjadi pada musim hujan tahun ini sehingga bisa menyebabkan dampak turunan seperti banjir dan longsor," ucapnya.

  2. 2. Awal musim hujan terjadi secara bertahap mulai November 2026

    Pohon-pohon bertumbangan di Kota Medan akibat hujan deras yang mengguyur pada Selasa malam, 18 Agustus 2026.
    Pohon bertumbangan karena hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam (IDN Times/Doni Hermawan)

    Sementara, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani memprediksi musim hujan 2026-2027 di Indonesia akan dimulai secara bertahap. Sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026.

    Sebanyak 185 zona musim atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia diprediksi memasuki musim hujan pada November 2026. Sementara itu, sebanyak 266 zona musim atau 17,31 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada Desember 2026.

    BMKG juga memprediksi awal musim hujan 2026-2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih lambat atau mundur dibandingkan kondisi normal.

    "Awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih lambat atau mundur, yaitu di 529 zona musim atau 61,08 persen luas daratan Indonesia," kata Teuku dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (22/9/2026).

    Dari sisi sifat musim, akumulasi curah hujan selama periode musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi berada dalam kategori normal. Kondisi tersebut mencakup 510 zona musim atau sekitar 69,76 persen luas daratan Indonesia.

    Teuku menyebut, BMKG memprediksi puncak musim hujan 2026-2027 akan terjadi pada periode yang berbeda di sejumlah wilayah. Sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026.

    "Puncak musim hujan pada bulan Desember 2026, yaitu di 155 zona musim atau 36,94 persen luas daratan Indonesia. Puncak musim hujan di Januari 2027 yaitu di 162 zona musim atau 25,68 persen luas daratan Indonesia. Dan nanti di bulan Februari 2027 yaitu di 190 zona musim atau 16,79 persen luas daratan Indonesia," ujar dia.

  3. 3. Durasi musim hujan diprediksi lebih pendek

    Prakiraan Cuaca, Cuaca Jakarta, ilustrasi hujan
    Sejumlah pengendara melintas di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, saat hujan melanda, Senin (19/1/2026). (IDN Times/Rochmanudin)

    Selain waktu awal dan puncak musim hujan, BMKG memprediksi durasi musim hujan 2026-2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan lebih pendek dibandingkan kondisi normal.

    "Sebagian besar wilayah Indonesia, di 482 zona musim atau 51,90 persen luas daratan Indonesia, diprediksi mengalami musim hujan 2026-2027 yang lebih pendek dari normalnya," kata Kepala BMKG.

    BMKG berharap prediksi tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat perencanaan, kesiapsiagaan, serta langkah mitigasi dan antisipasi di berbagai sektor yang terdampak dinamika iklim.

    "Lebih dari sekadar informasi, prediksi ini diharapkan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata, kebijakan yang adaptif dan respons yang lebih cepat serta tepat sasaran, baik untuk kebutuhan saat ini maupun dalam merancang ketahanan menghadapi perkembangan kondisi iklim di masa mendatang," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More