Gubernur Provinsi Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (3/11/2026). (dok. Pemprov Sumut)
Pemprov Sumut juga berupaya menyelaraskan program pengembangan kawasan pertanian dengan kebutuhan pemerintah daerah dan program Kementerian Pertanian. Intervensi yang disiapkan mencakup sektor hulu hingga hilir, termasuk perbaikan infrastruktur pendukung.
Bobby mengatakan, pemerintah akan mengidentifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi di Kabupaten Langkat. Salah satunya terkait pembangunan jalan yang dapat diusulkan melalui bantuan keuangan provinsi (BKP).
"Jadi sudah kami minta percepatan, agar kawasan ini kita bisa intervensi. Mulai dari irigasi sampai dengan Resmiling. Untuk sinkronisasi program, kita akan lihat dari Kabupaten Langkat, mana yang belum, seperti tadi soal jalan, melalui bantuan keuangan provinsi (BKP). Karena ini sudah menjadi kawasan unggulan," sebut Bobby.
Plt Bupati Langkat, Tiorita Surbakti, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Sumut terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya. Kabupaten Langkat memiliki luas lahan pertanian sekitar 20.234 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.541 hektare atau 17,5 persen berada di Kecamatan Secanggang.
"Sekali lagi terimakasih Pak Gubernur telah mendorong percepatan pembangunan ini, baik dari provinsi maupun melalui koordinasi dengan instansi berwenang," ucap Tiorita.
Melalui pengembangan kawasan pertanian ini, Pemprov Sumut berharap produktivitas lahan di Langkat dapat meningkat. Ketersediaan irigasi, alsintan, benih, dan infrastruktur pendukung diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan. (WEB)