Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemprov Sumut Berikan 20 Beasiswa untuk Pendidikan Spesialis di Nias

2 min read
Pemprov Sumut Berikan 20 Beasiswa untuk Pendidikan Spesialis di Nias
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam acara serah terima (BAST) P3D RSUD dr M Thomsen, Nias dari Pemkab Nias ke Pemko Gunung Sitoli di RSUD Thomsen Kota Gunung Sitoli, Kamis (29/10/2026). (Dok. Pemprov Sumut)
  • Pemprov Sumut memberi beasiswa penuh kepada 20 dokter umum untuk menempuh pendidikan spesialis, berdasarkan rekomendasi dan kebutuhan tiap daerah di Kepulauan Nias.

  • Bobby Nasution menyaksikan pengalihan aset RSUD dr M Thomsen dari Pemkab Nias ke Pemko Gunungsitoli, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008.

  • Pemprov Sumut akan berkoordinasi menjaga layanan kesehatan selama transisi rumah sakit, termasuk mengantisipasi perpindahan tenaga medis dan meningkatkan fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memberikan perhatian pelayanan kesehatan di Kepulauan Nias. Salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada 20 dokter umum untuk melanjutkan program pendidikan dokter spesialis.

"Masih berjalan, ini yang perlu kita penuhi dulu, sudah 20 dokter kami berikan beasiswa full (penuh) untuk mengambil program dokter spesialis," kata Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menjawab pertanyaan wartawan usai kegiatan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) P3D RSUD dr M Thomsen, Nias dari Pemkab Nias ke Pemko Gunung Sitoli di RSUD Thomsen Kota Gunung Sitoli, Kamis (29/10/2026).

  1. 1. Beasiswa 20 dokter spesialis disesuaikan dengan kebutuhan daerah

    WhatsApp Image 2026-10-29 at 20.40.29.jpeg
    Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam acara serah terima (BAST) P3D RSUD dr M Thomsen, Nias dari Pemkab Nias ke Pemko Gunung Sitoli di RSUD Thomsen Kota Gunung Sitoli, Kamis (29/10/2026). (Dok. Pemprov Sumut)

    Bobby Nasution menyebutkan, beasiswa 20 dokter spesialis ini merupakan rekomendasi dari kepala daerah se-Kepulauan Nias sesuai dengan kebutuhan di daerah masing-masing termasuk RSUD M Thomsen.

    Pemerintah provinsi Sumatera Utara akan terus mendorong untuk terpenuhan dokter-dokter spesialis yang ada di Kepulauan Nias.

    "Kita terus mendorong keterpenuhan dokter-dokter spesialis yang ada di Kepulauan Nias, dan RSUD M Thomsen ini," kata Gubsu.

  2. 2. Bobby Nasution ingatkan potensi persoalan tenaga medis

    WhatsApp Image 2026-10-29 at 20.40.38.jpeg
    Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam acara serah terima (BAST) P3D RSUD dr M Thomsen, Nias dari Pemkab Nias ke Pemko Gunung Sitoli di RSUD Thomsen Kota Gunung Sitoli, Kamis (29/10/2026). (Dok. Pemprov Sumut)

    Sebelumnya, Bobby Nasution menyaksikan penyerahan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) P3D RSUD dr M Thomsen dari Pemkab Nias ke Pemko Gunung Sitoli.

    Penyerahan aset itu merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumut.

    Bobby juga menyoroti berbagai dinamika yang dapat muncul dalam proses pengalihan tersebut, termasuk kekhawatiran terkait perpindahan tenaga medis dan dokter spesialis.

  3. 3. Bobby dorong peningkatan kelas fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias

    ilustrasi beasiswa (freepik.com/freepik)
    ilustrasi beasiswa (freepik.com/freepik)

    Untuk itu, dia memastikan Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Nias.

    Bobby Nasution menekankan, proses transisi pengelolaan rumah sakit tidak boleh sampai mengganggu pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

    Pengalihan ini juga membuka peluang bagi Pemprov Sumut untuk memfasilitasi pembangunan serta peningkatan kelas fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias ke depan. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More