Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, sebagai tersangka korupsi. Penetapan ini dilakukan setelah Ade terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.
Selain Ade, KPK juga menetapkan H.M. Kunang selaku Kepala Desa Sukadami sekaligus ayah Ade Kuswara serta Sarjan selaku pihak swasta.
"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama sejak 20 Desember 2025 sampai dengan 8 Januari 2026," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Sabtu (20/12/2025) pagi.
Asep menjelaskan, Ade langsung menjalin komunikasi dengan Sarjan selaku pihak swasta yang juga penyedia paket proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi, begitu dilantik sebagai bupati. Dari komunikasi tersebut, Ade rutin meminta ijon proyek kepada Sarjan melalui perantara ayahnya dan pihak lainnya.
"Adapun total ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK bersama-sama HMK mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara," ujarnya.
Selain itu, Ade Kuswara juga diduga mendapatkan penerimaan uang senilai Rp4,7 miliar dari berbagai pihak.
KPK pun menyita uang tunai senilai Rp200 juta dalam operasi tangkap tangan. Uang itu disita dari rumah Ade.
"Di mana uang tersebut merupakan sisa setoran ijon keempat dari SRJ kepada ADK melalui para perantara," jelas Asep.
Atas perbuatannya, ADK bersama-sama HMK selaku pihak penerima disangkakan Pasal 12 a atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP serta Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU TPK jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 4. Sementara, SRJ selaku pihak pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU TPK.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Tersangka Korupsi
KPK tetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya tersangka (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Rumah Bupati Bekasi Dijaga Ketat Satpol PP Usai Ade Kuswara Ditangkap KPK19 Dec 2025, 19:03 WIB
Editorial Team
EditorRochmanudin Wijaya
Related Article
Laku Lancung Ketua KPU Langkat, Tak Kembalikan Aset Berujung Pemecatan05 Nov 2026, 00:10 WIB
7 Tanda Silent Burnout yang Sering Disalahartikan Sebagai Rasa Malas05 Nov 2026, 00:00 WIB
Tanam Mangrove Tumbuh Ekonomi04 Nov 2026, 23:25 WIB
Pemkot Balam Perpanjang Diskon Pajak Kendaraan hingga 23 Desember 202604 Nov 2026, 23:03 WIB
3 PTN RI Raih Penghargaan QS World University Rankings Asia 202704 Nov 2026, 22:58 WIB
AHY Desak Pemberi Komando Penyadapan Prabowo Diungkap04 Nov 2026, 22:27 WIB
PAM Jaya Raup Laba, Dividen Rp257 Miliar Kembali ke APBD DKI04 Nov 2026, 22:22 WIB
Co-Firing Pakai Limbah Sawit, PLTGU Belawan Kini Lebih Ramah Lingkungan04 Nov 2026, 22:14 WIB
Kunjungan Hotel Berbintang Lampung Turun, Ini Data Terbarunya04 Nov 2026, 22:02 WIB
Kisah Widiawati dan Ahmad Kembangkan AKILA Florist, Berawal dari Hobi04 Nov 2026, 21:42 WIB
Suspend Izin Tambang di Dompu, STM Jelaskan Kemajuan Proyek Hu'u04 Nov 2026, 21:39 WIB
Akses Pendidikan Belum Merata, UGM Sambut Peluang Kuliah di Eropa04 Nov 2026, 21:14 WIB
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Tembus 1.341 Perkara04 Nov 2026, 21:12 WIB
6 Tips Lewati Genangan agar Motor Tak Mogok, Kamu Wajib Tahu04 Nov 2026, 21:04 WIB
Pasangan Minta Password Semua Akun, Bukti Sayang atau Kontrol?04 Nov 2026, 21:01 WIB
5 Provinsi dengan Populasi Anjing Peliharaan Terbanyak, Bali Urutan Berapa?04 Nov 2026, 20:57 WIB
Posyandu Semarang Tak Hanya Urus Kesehatan, Ikut Data Anak Tak Sekolah04 Nov 2026, 20:57 WIB
Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Meninggal Dunia, Sempat Beri Arahan ASN04 Nov 2026, 20:46 WIB
Aliansi Anak Kampung Surati Polri, Minta Kejelasan SP3 Kasus Denny Indrayana04 Nov 2026, 20:44 WIB
Jokowi Dipastikan Hadir dalam Sidang Roy Suryo dan Tifa Besok04 Nov 2026, 20:43 WIB