Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: BGN Gelar Survei SPPG Terkait Program MBG
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Surat berjudul 'Survei SPPG' yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN) beredar di media sosial dan menimbulkan kebingungan publik.
  • BGN menegaskan surat tersebut bukan dokumen resmi serta tidak pernah memberikan penugasan survei kepada pihak mana pun terkait Program Makan Bergizi Gratis.
  • Lembaga itu memastikan surat tersebut hoaks dan mengimbau masyarakat memverifikasi setiap informasi melalui kanal resmi BGN sebelum menindaklanjutinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada surat di internet bilang dari Badan Gizi Nasional tentang survei dapur makan bergizi. Tapi ternyata surat itu palsu, bukan dari BGN sungguhan. BGN bilang mereka tidak pernah bikin atau suruh orang buat survei itu. Sekarang BGN minta semua orang hati-hati dan cek dulu kalau terima surat seperti itu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Klarifikasi cepat dari Badan Gizi Nasional menunjukkan komitmen lembaga tersebut terhadap transparansi dan akurasi informasi publik. Dengan menegaskan bahwa surat “Survei SPPG” bukan dokumen resmi, BGN membantu melindungi masyarakat serta mitra kerja dari potensi kesalahpahaman, sekaligus memperkuat kepercayaan pada saluran komunikasi resminya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Beredar di media sosial sebuah surat yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan nomor R-007/08/06/2026 tertanggal 17 Juni 2026 perihal “Survei SPPG”.

Dalam dokumen yang beredar, tercantum adanya kegiatan survei terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disebut berkaitan dengan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Survei teknis lokasi calon dapur layanan dalam rangka penilaian infrastruktur Program Makan Bergizi Gratis. Survei untuk memastikan aspek sanitasi, higienitas, dan kapasitas ruang produksi telah memenuhi standar yang ditetapkan," tulis surat tersebut.

Lalu benarkah BGN lakukan survei SPPG?

1. Bukan surat resmi BGN

Kantor BGN dijaga ketat pascapencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN (IDN Times/Trio Hamdani)

BGN memastikan surat tersebut bukan dokumen resmi dan merupakan informasi menyesatkan. Hal itu disampaikan melalui klarifikasi resmi dari Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN.

“Surat tersebut bukan merupakan surat resmi yang diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional,” tulis BGN dalam klarifikasinya di website resmi.

2. Tidak ada penugasan gelar survei

SPPG Jetis Patalan 3 yang memberikan layanan MBG pada siswa SDN Kowang Jetis. (IDN Times/Daruwaskita)

BGN juga menegaskan, pihaknya tidak pernah menerbitkan maupun memberikan penugasan kepada pihak yang namanya tercantum dalam surat tersebut untuk melaksanakan survei sebagaimana dimaksud.

“BGN tidak pernah menerbitkan maupun menugaskan pihak sebagaimana tercantum dalam surat tersebut untuk melaksanakan kegiatan survei sebagaimana dimaksud,” lanjut keterangan tersebut.

3. Surat yang beredar hoaks

Ilustrasi hoaks (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Lebih lanjut, BGN mengimbau seluruh Kepala SPPG, yayasan, mitra, dan pihak terkait agar tidak menindaklanjuti surat tersebut. Masyarakat juga diminta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi BGN apabila menerima dokumen atau informasi yang mengatasnamakan lembaga tersebut.

Dengan adanya klarifikasi ini, surat “Survei SPPG” yang beredar di media sosial dipastikan hoaks atau tidak benar berasal dari BGN.

Editorial Team

Related Article