Pramono Ungkap Alasan TransJakarta Ambil Alih Rute ke Kepulauan Seribu

- Pemprov DKI Jakarta menargetkan Transjakarta mulai mengelola transportasi laut dari dan menuju Kepulauan Seribu pada 2027.
- Gubernur Pramono Anung menilai pengelolaan sebelumnya oleh Dishub belum profesional karena berada dalam birokrasi dan tidak berpengalaman mengelola transportasi laut.
- Pengalihan ke BUMD Transjakarta ditujukan agar warga Kepulauan Seribu memperoleh akses transportasi yang lebih mudah, efisien, dan setara dengan warga Jakarta lainnya.
Jakarta, IDN Times - Pemprov DKI Jakarta memutuskan pengelolaan transportasi dari dan menuju Kepulauan Seribu akan dialihkan ke PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan rute TransJakarta ke Kepulauan Seribu mulai berjalan pada 2027.
Pramono menilai pengelolaan transportasi laut menuju dan dari Kepulauan Seribu selama ini belum dikelola secara profesional. Salah satu alasannya karena layanan tersebut masih berada di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang merupakan bagian dari birokrasi pemerintahan.
“Kalau pengelolaan yang sebelumnya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan, karena bagaimana pun Dinas Perhubungan itu kan birokrasi, mereka tidak punya pengalaman untuk me-manage transportasi laut secara profesional,” kata Pramono di Balai Kota, Senin (17/8/2026).
1. TransJakarta bisa kelola secara profesional

Bus Transjakarta Koridor 9 tetap beroperasi normal pasca-demonstrasi, Senin (1/9/2025). (IDN Times/Rochmanudin) Menurut Pramono, keputusan tersebut diambil setelah melihat pengalaman TransJakarta dalam mengelola layanan transportasi publik. Selain layanan TransJakarta, perusahaan tersebut juga menangani layanan TransJabodetabek.
“Maka untuk itu kami memutuskan dalam rapat dan sudah diputuskan, untuk tahun 2027 transportasi ke Pulau Seribu, dari dan ke Pulau Seribu, yang mengelola secara profesional akan dikelola oleh Transjakarta,” ujarnya.
2. Hak transportasi yang sama

Koridor 9 Transjakarta (IDN Times/Dini Suciatiningrum Sebelumnya, Pramono menyampaikan rencana peningkatan layanan transportasi menuju Kepulauan Seribu saat meluncurkan Call Center 1500813 Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).
Ia menegaskan peningkatan layanan transportasi juga harus dirasakan warga Kepulauan Seribu. Menurutnya, warga di wilayah tersebut memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses transportasi yang mudah dan efisien.
“Kita harus adil bagi semua warga Jakarta, termasuk di Pulau Seribu. Maka saya sudah memutuskan mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota kabupaten yang ada di Jakarta mau ke Pulau Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien,” kata Pramono.
3. Pengelolaan transportasi ke Kepulauan Seribu dialihkan

potret kapal Pulau Seribu (instagram.com/pulauseribuofficial) Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyerahkan pengelolaan transportasi Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.
“Pengelolaannya tidak lagi dikelola oleh Dinas Perhubungan, tapi akan diberikan kepada BUMD, dalam hal ini adalah TransJakarta. Dengan demikian warga di Pulau Seribu pasti akan mendapatkan kemudahan transportasi ke Pulau Seribu,” ujar dia.



















