Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengklaim telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah negara. Sebagian masalah itu bahkan sudah terjadi selama berpuluh tahun dan diklaim dituntaskan di era kepemimpinan Prabowo.
"Saya mengatakan dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintahan yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara," ungkap Prabowo ketika menyampaikan pidato sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI-DPD RI tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Jumat (14/8/2026).
Namun, benarkah pemerintahan Prabowo telah membuat 121 kebijakan transformatif?
IDN Times tidak menemukan satu pun dokumen tertulis yang berisi 121 kebijakan transformatif yang telah dilakukan oleh Prabowo. Tetapi, pada 8 Juni 2026, Istana meluncurkan buku berjudul 'Presiden Solusi: Problem Solving ala Presiden Prabowo' yang berisi 108 solusi yang telah dihadirkan oleh Prabowo untuk menjawab persoalan masyarakat. Buku itu disusun oleh Kepala Badan Komunikasi RI, Muhammad Qodari, Asisten khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar Saputra.
Di dalam buku tersebut tertulis klaim Prabowo telah menuntaskan 108 persoalan yang diklasifikasikan ke dalam 13 tema besar yaitu pangan, energi dan sumber daya alam (SDA), kesehatan, pendidikan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, penurunan kemiskinan, pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola dan pengelolaan kekayaan negara, digitalisasi serta diplomasi dan hubungan antarbangsa.
Dari 121 kebijakan transformatif itu, baru terdapat 16 kebijakan yang dibuat di era Prabowo yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekolah rakyat, koperasi desa/kelurahan Merah Putih, hilirisasi, satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan), bahan bakar biodiesel B50, pembelian alutsista, pembangunan Kodam baru, menaikan gaji hakim, swasembada pangan, menurunkan kemiskinan, pembentukan Danantara, hilirisasi, reformasi tata kelola ekspor dan pemberantasan tambang ilegal.
Maka, kesimpulannya klaim angka 121 kebijakan transformatif ala Prabowo kurang tepat. Selain itu, tidak ada dokumen tertulis yang dapat ditelusuri oleh publik apa saja 121 kebijakan transformatif yang sudah dilakukan oleh Prabowo selama 21 menjadi presiden.
