Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

CEK FAKTA: Ada Menteri di Kabinet Merah Putih Sakit saat Menjabat

CEK FAKTA: Ada Menteri di Kabinet Merah Putih Sakit saat Menjabat
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo menyatakan sejumlah menteri dan pembantunya sempat dilarikan ke rumah sakit akibat bekerja keras, termasuk pingsan, menjalani operasi, dan kelelahan.
  • Data IDN Times mencatat Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat upacara, sementara COO Danantara Dony Oskaria disebut Prabowo sempat beberapa minggu dirawat di rumah sakit.
  • Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sempat masuk rumah sakit untuk pemeriksaan, sedangkan Nanik S. Deyang mundur karena penyakit jantung dan menjalani pengobatan di Malaysia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI-DPD RI menyampaikan adanya sejumlah menteri dan pembantunya di kabinet yang sempat dilarikan ke rumah sakit. Hal itu terjadi karena para pejabat tinggi itu disebut bekerja tanpa mengenal waktu.

"Ada yang pingsan, ada yang operasi, dan banyak yang kecapekan," kata Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, kondisi itu adalah bukti kesungguhan Kabinet Merah Putih dalam menjalankan amanat rakyat. Sebab, kata Prabowo, dirinya dan jajaran telah menerima amanah dengan penuh kehormatan guna bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dia mengatakan, Kabinet Merah Putih akan bekerja sekeras-kerasnya dan habis-habisan dalam bekerja bagi rakyat dan Bangsa Indonesia.

"Dalam kalender saya, tidak ada yang namanya tanggal merah," ujar dia.

Pernyataan tersebut bukan kali pertama diucapkan oleh Prabowo. Dia pernah menyampaikan hal serupa pada 16 Mei 2026 di Nganjuk dan 17 Juli 2026 di Malang.

Benarkah ada menteri atau pejabat tinggi di era Prabowo yang sakit hingga dirawat di rumah sakit?

Berdasarkan data IDN Times, terdapat empat menteri dan pejabat tinggi di era Prabowo yang diketahui sempat sakit. Pertama, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono pada 25 Januari 2026.

Ketika itu, Trenggono terekam kamera pingsan saat memimpin upacara penghormatan bagi korban pesawat ATR 42-500. Prabowo bahkan sampai menelepon Trenggono untuk memastikan kondisinya.

Kedua, COO Danantara, Dony Oskaria. Kondisi Dony yang sakit disampaikan langsung oleh Prabowo di Nganjuk. Ketika itu, Prabowo menyinggung absennya Dony di acara tersebut karena sibuk bekerja.

"Pasti dia sibuk. Orang kerja keras. Saking kerja keras sampai masuk rumah sakit, beberapa minggu di rumah sakit," kata Prabowo ketika itu.

Ketiga, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya pada 24 April 2026 mengaku sempat sakit pinggang. Dia mengatakan, diberikan delapan suntikan oleh dokter agar tetap dapat berdiri dan menjalankan aktivitas.

Pada awal Mei 2026 lalu, Purbaya sempat diisukan ambruk dan dirawat di rumah sakit. Kabar itu sempat dibantah oleh Kementerian Keuangan. Namun, pada 4 Mei 2026, Purbaya mengklarifikasi dan menyebut sempat masuk ke rumah sakit. Hanya saja, dia membantah sempat dirawat inap dan menyebut hanya melakukan pemeriksaan biasa.

"Iya (sempat) masuk rumah sakit tapi keluar lagi. Check up biasa lah," ujar Purbaya ketika itu.

Pejabat tinggi keempat yang diketahui sakit, yakni mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Dia memilih mengundurkan diri pada 22 Juli 2026 lantaran memiliki penyakit jantung dan harus menjalani pengobatan di Malaysia.

Dengan demikian, pernyataan Prabowo soal sejumlah menteri yang sempat dirawat di rumah sakit benar. Bahkan, ada satu nama pejabat tinggi yang disebut langsung oleh Prabowo pernah dirawat di rumah sakit.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More