Jakarta, IDN Times - Amel tampak duduk terdiam di trotoar di Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sesekali, jari-jemarinya menggeser layar ponsel yang berada di genggamannya.
Pada IDN Times, karyawan swasta ini mengatakan bahwa dia mendapatkan berbagai keluhan di grub WhatsApp keluarga dan temannya yang mengeluhkan adanya (CFD) di Jalan Rasuna Said.
Amel yang merupakan jemaat gereja di kawasan Sudirman-Rasuna Said ini menilai, kebijakan tersebut menyulitkan jemaat yang hendak mengikuti ibadah Minggu, terutama yang harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dan membawa anggota keluarga lanjut usia.
Amel mengatakan, penutupan jalan pada pagi hari membuat sebagian jemaat harus berangkat lebih awal agar bisa tiba tepat waktu untuk mengikuti ibadah. Padahal, tidak semua jemaat memiliki kondisi yang memungkinkan untuk berjalan kaki dalam jarak yang cukup jauh.
"Ada yang rumahnya di Lenteng Agung, mau gereja di Sudirman. Dia harus berangkat kan paling berangkatnya jam 08.00 WIB, biar nyampe di gereja jam 09.00 WIB. Karena enggan mungkin suruh naik transum, pakai baju rapi, bawa-bawa Alkitab. CFD ini kayaknya terlalu dipaksakan," kata Amel, Minggu (7/6/2026).
