Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Yunani Mau Borong Sistem Pertahanan Udara dari Israel

Yunani Mau Borong Sistem Pertahanan Udara dari Israel
potret bendera Yunani (pexels.com/Anders Kristensen)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Yunani bakal membeli sistem pertahanan udara seharga 3,5 miliar euro atau Rp71,5 triliun dari Israel. Pembelian itu sudah disepakati Dewan Keamanan Yunani (KYSEA) pada Kamis (23/7/2026). Sistem pertahanan udara yang bakal dibeli Yunani dari Israel sudah termasuk berbagai jenis drone.

Seorang pejabat KYSEA yang tidak disebut namanya mengatakan, kontrak pembelian sistem pertahanan udara dari Israel ini sudah diajukan sejak awal 2026. Namun, pengadaannya baru bisa diwujudkan pada Juli ini. "KYSEA juga akan menyetujui pembelian drone dari AS dan Israel," kata KYSEA kepada Reuters, seperti dikutip The New Arab

1. Yunani ingin membangun sistem pertahanan udara bernama Achilles Shield

Pasukan angkatan udara sedang melaksanakan tugas.
ilustrasi angkatan udara Yunani (pexels.com/Aseem Borkar)

Pembelian sistem pertahanan udara dari Israel ini merupakan salah satu upaya Yunani untuk meningkatkan keamanan wilayah udara mereka. Sebab, Yunani berencana membangun sistem pertahanan udara yang kokoh bernama Achilles Shield. Sistem pertahanan udara ini terdiri dari sistem anti-rudal balistik, anti-pesawat tempur, dan sistem anti-drone berlapis ganda. 

Saat ini, Yunani menggunakan sistem pertahanan udara yang mereka beli dari Amerika Serikat dan Rusia. Sistem tersebut terdiri dari rudal patriot dari AS dan sistem rudal S-300 dari Rusia. Semua sistem itu dinilai cukup kokoh untuk mempertahankan wilayah udara Yunani.

2. Yunani menggelontorkan dana jumbo untuk modernisasi militer

Tentara sedang berjalan.
ilustrasi militer Yunani (pexels.com/SUBRATA DEB)

Lebih lanjut, untuk mewujudkan modernisasi militer, Yunani juga bakal membeli 40 jet tempur F-35 baru dari AS dan membeli kapal fregat dari Prancis pada 2036. Menurut KYSEA, Yunani akan menggelontorkan dana sebesar 28 miliar euro atau setara dengan Rp572,6 triliun untuk membeli semua alutsista tersebut. 

Saat ini, Yunani memang sedang gencar melakukan modernisasi militer. Sebab, negara yang berada di Kawasan Balkan tersebut ingin menjadi negara dengan kekuatan militer besar di NATO. Selain itu, Yunani juga ingin meningkatkan keamanan dan pertahanan negara dari ancaman musuh. 

3. Yunani menggelontorkan dana jumbo untuk kebutuhan militer

Uang dalam jumlah banyak.
ilustrasi uang (pexels.com/John Guccione)

Yunani sendiri menggelontorkan dana sekitar 3,5 persen anggarannya setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan militer. Jumlah tersebut membuat Yunani menjadi negara dengan alokasi anggaran militer terbanyak di antara semua negara anggota NATO. Untuk memenuhi kebutuhan militernya, Yunani kerap menjali kerja sama dengan Israel.

Yunani sudah menjalin kerja sama militer dengan Israel sejak lama. Keduanya bahkan sering melakukan latihan militer gabungan di wilayah Yunani. Latihan itu kerap digelar setiap tahun. Selain untuk meningkatkan kapasitas militer, latihan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan diplomatik antara Yunani dan Israel. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More