Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dari Meja Bundar, Prabowo Beri Instruksi soal Kampung Nelayan

2 min read
Dari Meja Bundar, Prabowo Beri Instruksi soal Kampung Nelayan
Presiden Prabowo Subianto rapat terbatas di kediaman pribadi, Hambalang, Bogor, Jumat (9/10/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat di Hambalang bersama 11 pejabat untuk membahas perkembangan pembangunan Kampung Nelayan di berbagai daerah Indonesia.
  • Pemerintah menargetkan 100 Kampung Nelayan siap beroperasi pada akhir 2026, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pesisir.
  • Kampung Nelayan akan dilengkapi dermaga, pabrik es, cold storage, dan pasar untuk mendukung aktivitas nelayan serta memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, ke kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (9/10/2026). Rapat digelar menggunakan meja bundar berwarna dominan hijau dan ujungnya berwarna cokelat.

Dalam rapat tersebut, pejabat yang hadir bukan hanya Menteri dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan saja. Dari foto yang dibagikan, ada juga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra hingga Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria. Total, ada 11 pejabat yang ikut rapat.

Di meja bundar itu, terlihat gelas berisi air mineral. Selain itu, masing-masing pejabat juga nampak membawa sejumlah materi rapat. Kertas kosong dan pulpen juga disiapkan, tujuannya untuk menulis sejumlah arahan Presiden Prabowo. Pada rapat tersebut, Presiden terlihat mengenakan baju safari berwarna cokelat lengan pendek, baju khas yang biasa dikenakannya.

Sementara, pejabat lainnya ada yang memakai batik, ada juga yang memakai kemeja putih. Dony nampak berbeda sendiri, dia terlihat mengenakan jas warna abu-abu.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan, pertemuan itu membahas mengenai pembangunan Kampung Nelayan di sejumlah daerah di wilayah Indonesia.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah," ujar Teddy dalam keterangannya.

  1. 1. Sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan hingga akhir 2026

    Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
    Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Teddy menjelaskan, 100 Kampung Nelayan itu merupakan target hingga akhir tahun ini. Tujuan Kampung Nelayan dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    "Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan," kata dia.

  2. 2. Apa saja fasilitas yang ada di Kampung Nelayan?

    20260328_193926(1).jpg
    Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (IDN Times/Trio Hamdani)

    Teddy mengatakan, ada sejumlah fasilitas yang ada di Kampung Nelayan. Berikut rinciannya:

    - Dermaga sebagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan.

    - Pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

    - Fasilitas kulkas penyimpanan (cold storage).

    - Pasar sebagai lokasi jual beli hasil tangkapan nelayan.

  3. 3. Kampung Nelayan dibangun untuk perkuat ekosistem kelautan dan perikanan

    Teddy Indra Wijaya, Prabowo, Amien Rais
    Presiden Prabowo Subianto memegang pundak Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di acara di Universitas Pertahanan. (www.instagram.com/@sekretariat.kabinet)

    Lebih lanjut, Teddy menjelaskan, tujuan Kampung Nelayan dibangun untuk memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan.

    "Pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir," kata dia.

    Dari rapat meja bundar itu, ada sejumlah instruksi Presiden Prabowo soal pembangunan Kampung Nelayan.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More