Jakarta, IDN Times - Pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dan kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah Presiden Prabowo - Gibran Rakabuming Raka berdampak pada mandeknya pembangunan sekolah yang rusak di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Pramono mengatakan sebanyak 22 sekolah di Jakarta sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pembangunan di tahun ini, namun hanya tujuh sekolah yang masuk perbaikan akrab adanya pemotongan DBH dari pemerintah pusat.
"Kemarin saya mengadakan rapat, hadir Ibu Kepala Dinas Pendidikan, dari 22 yang direncanakan untuk dibangun di tahun 2026 ini, hanya 7 yang kemudian sudah teralokasi anggarannya. Kenapa terjadi ini? Karena ada pemotongan DBH, efisiensi, dan sebagainya. Sehingga dari 22 itu hanya tujuh yang kemudian sudah akan segera dilakukan pembangunan," ucap Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2026)
