Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Demo Memanas, Mahasiswa Terobos Barikade Kepolisian di UOB
Aksi demo mahasiswa kembali diblokade saat menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Ratusan mahasiswa dari massa aksi Indonesia Sadar (SADAR) berunjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Situasi memanas ketika mahasiswa di depan Gedung UOB meneriakkan "revolusi" dan mendorong barikade kepolisian yang mengadang mereka.
  • SADAR menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, mencakup status bencana nasional, perbaikan anggaran, biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, dan penghentian militerisasi sipil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ratusan mahasiswa dari SADAR berdemonstrasi di Bundaran HI, Jakarta. Mereka mencoba melewati barisan polisi di depan Gedung UOB. Mereka berteriak dan mendorong penghalang polisi. Mereka meminta pemerintah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran memperbaiki banyak hal, seperti biaya sekolah, korupsi, dan bencana. Situasinya jadi panas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah ketegangan aksi, mahasiswa SADAR menunjukkan keterlibatan aktif dalam menyuarakan isu-isu yang mereka anggap penting, mulai dari status bencana nasional hingga biaya pendidikan dan pemberantasan korupsi. Lima tuntutan yang disampaikan menggambarkan perhatian mereka terhadap kebijakan publik, pengelolaan anggaran, serta ruang sipil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Situasi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, memanas saat ratusan massa aksi Indonesia Sadar (SADAR) yang terdiri dari mahasiswa mencoba menerobos barisan polisi yang mengadang mereka di depan Gedung UOB, Rabu (28/10/2026).

Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, mahasiswa yang tertahan di depan gedung UOB berteriak revolusi sembari mendorong barikade kepolisian.

Diketahui, massa aksi Indonesia Sadar (SADAR) menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Tuntutan tersebut meliputi penetapan status bencana nasional, perbaikan anggaran negara, penurunan biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, hingga penghentian militerisasi di ruang sipil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article