Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diguyur Hujan, Demo Sidang Febrie di Depan PN Jaksel Tetap Bertahan
Mahasiswa menggelar aksi damai mengawal sidang praperadilan eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026). (IDN Times/Fadhliansyah)
  • Mahasiswa menggelar aksi di depan PN Jakarta Selatan pada 27 Agustus 2026 untuk mengawal praperadilan terkait Febrie Adriansyah, sambil membawa spanduk dan atribut tuntutan.
  • Massa menuntut Febrie Adriansyah tetap diadili, proses hukumnya tidak dihentikan, serta tidak ada pihak yang menghalangi pemberantasan korupsi dalam perkara tersebut.
  • Mahasiswa mendukung Polri dan Kejaksaan, meminta dugaan megakorupsi serta TPPU diusut tuntas, dan menegaskan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mahasiswa berkumpul di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mereka membawa spanduk tentang Febrie Adriansyah. Mereka ingin proses hukum tetap jalan dan tidak dihentikan. Mereka juga minta polisi dan kejaksaan mencari sampai selesai dugaan korupsi dan pencucian uang. Mereka bilang hukum harus berlaku untuk semua orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Hujan yang mengguyur tidak menghentikan massa yang tergabung dalam Gerakan Merdeka Pengawal Praperadilan eks Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febria Adriansyah.

Mereka terpantau masih melakukan orasi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026) sore, meski hujan mengguyur.

Pantauan IDN Times di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB, hujan turun cukup deras. Meski begitu, massa sempat berteduh sebentar sebelum akhirnya kembali berorasi.

Dalam orasinya, mahasiswa menyinggung dugaan perkara korupsi yang berkaitan dengan temuan sekitar 74 kilogram emas, dan uang senilai sekitar Rp500 miliar dalam bentuk dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat.

“Korupsi melakukan tindakan-tindakan yang sangat merugikan bangsa dan negara, khususnya rakyat Indonesia,” ujar perwakilan massa di depan PN Jakarta Selatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article