Jakarta, IDN Times – Presiden Joko “Jokowi” Widodo berencana memberikan intensif bagi tenaga medis yang sedang menangani pasien COVID-19. Namun, hingga saat ini intensif tersebut belum turun dan diterima oleh tenaga medis di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI).
Salah seorang sokter spesialis penyakit dalam, dr. Muhammad Hafiz Aini mengatakan, pihak RS UI telah mengajukan permohonan pemberian intensif tersebut dan kini sedang dalam proses.
“Berharap sih iya (mendapat intensif). Dari RS UI sendiri sudah mengajukan, karena kan RS UI itu RS rujukan COVID-19,” kata Dokter Hafiz kepada IDN Times, Kamis (28/5).
