Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
DPR: APBN Mampu Biayai Semua Peserta BPJS, Beli Motor Trail Bisa Kok
Mensos Syaifullah Yusuf dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mendorong pemerintah menanggung penuh biaya BPJS Kesehatan bagi 225,94 juta peserta karena yakin APBN mampu membiayainya.
  • Charles menyoroti pembelian 21.800 motor listrik untuk program makan bergizi gratis senilai Rp42 juta per unit sebagai bukti kemampuan negara dalam mendanai program besar.
  • Ia mengungkapkan sekitar 58,32 juta peserta JKN masih nonaktif dan memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp113 triliun per tahun jika seluruh peserta dibiayai negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 April 2026

Dalam rapat bersama Menkes dan Mensos di Gedung DPR RI, Charles Honoris mendorong pemerintah membiayai penuh seluruh peserta BPJS Kesehatan. Ia menyinggung kemampuan negara membeli motor listrik untuk program makan bergizi gratis dan menyebut APBN mampu menanggung pembiayaan kesehatan rakyat.

kini

Total peserta JKN mencapai 284,6 juta jiwa dengan sekitar 58,32 juta peserta nonaktif. Sebanyak 96,63 juta peserta telah dibiayai pemerintah sementara Charles mengusulkan agar seluruh kepesertaan BPJS Kesehatan ditanggung negara sepenuhnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengusulkan agar pemerintah membiayai penuh seluruh peserta BPJS Kesehatan yang jumlahnya mencapai 225,94 juta jiwa.
  • Who?
    Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, menyampaikan usulan tersebut dalam rapat bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Sosial.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Gedung DPR RI, Jakarta, dalam forum rapat kerja antara Komisi IX dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial.
  • When?
    Pernyataan itu disampaikan pada Rabu, 15 April 2026.
  • Why?
    Usulan muncul karena adanya polemik penonaktifan sekitar 11 juta peserta PBI-JK serta keyakinan bahwa APBN mampu menanggung biaya kesehatan masyarakat sepenuhnya.
  • How?
    Charles membandingkan kemampuan negara membeli ribuan motor listrik untuk program lain dengan potensi pembiayaan BPJS; ia menghitung kebutuhan anggaran sekitar Rp113 triliun per tahun jika seluruh peserta ditanggung negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada Pak Charles di DPR yang bilang negara bisa bayar semua orang supaya punya BPJS Kesehatan. Katanya ada banyak banget orang, lebih dari dua ratus juta. Sekarang masih ada yang belum aktif kartunya. Pak Charles bilang uang negara cukup, soalnya bisa beli motor listrik buat program makan bergizi juga. Dia mau semua orang sehat dan ditanggung negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mendorong pemerintah untuk membiayai penuh seluruh kepesertaan BPJS Kesehatan yang mencapai 225,94 juta jiwa. Ia meyakini negara mampu menalangi program pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ia pun menyinggung kemampuan negara untuk membeli 21,800 motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menunjung program makan bergizi gratis (MBG) dengan harga Rp42 juta per unit.

Adapun, usulan ini juga didorong dengan polemik penonaktifan peserta PBI-JK yang mencapai 11 juta. Sedangkan, data yang baru diaktivasi kembali baru mencapai 2,1 juta.

"Mampu nggak negara? Mampu, Pak. Membiayai program lain yang jauh lebih besar saja mampu, kok. Mampu, Pak. Program lain malah dipakai buat motor trail, Pak. Ini buat kesehatan rakyat, Pak. Mampu, Pak," kata Charles dalam rapat bersama Menkes dan Mensos di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Charles mengungkapkan bahwa total peserta JKN saat ini mencapai 284,6 juta jiwa atau sekitar 98,7 persen dari total penduduk Indonesia. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar 58,32 juta peserta atau 20 persen tercatat dalam kondisi nonaktif.

“Yang non-aktif, Pak hari ini, Pak, 58,32 juta, Pak. 20 persen non-aktif, Pak hari ini, Pak. Ya. Jadi yang sudah dibiayai selama ini kan 96,63 juta," kata dia.

Ia juga menjelaskan, selama ini terdapat sekitar 96,63 juta peserta yang iurannya dibiayai oleh pemerintah. Charles mengatakan, kelompok Pekerja Penerima Upah (PPU)—baik dari kalangan penyelenggara negara maupun badan usaha—dikeluarkan dari perhitungan, karena iurannya sudah ditanggung oleh perusahaan dan negara.

Berdasarkan simulasi perhitungan Charles, bila diasumsikan iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan, total kebutuhan anggaran fiskal untuk menalangi BPJS Kesehatan bagi 225,94 peserta bisa mencapai sekitar Rp113 triliun per tahun.

"Jadi saya sarankan sekali lagi, daripada kita berdebat soal ini terus-menerus, ini nggak selesai nih, Pak. Lebih baik pemerintah merencanakan ke depan bagaimana kalau 100 persen kepesertaan BPJS Kesehatan dibiayai oleh negara," kata Ketua DPP PDIP itu.

Editorial Team