Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai penyidikan dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama pada 2023-2024. Namun, belum ada sosok yang ditetapkan sebagai tersangka.
"KPK telah menemukan peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana korupsi terkait dengan penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada kementerian agama tahun 2023-2024. Sehingga disimpulkan untuk dilakukan penyidikan," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Sabtu (9/8/2024).
KPK meneribitkan Surat Perintah Penyidikan (SPRINDIK) umum untuk perkara ini. Adapun pasal yang dikenakan adalah Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU no 20/2021 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Dalam proses penyelidikan, KPK telah memeriksa sejumlah pihak. Mulai dari pejabat Kementerian Agama, Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama, Kepala BPKH Fadlul Imansyah, pendakwah Khalid Basalamah, hingga mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Dugaan Korupsi Kuota dan Penyelenggaraan Haji Naik Penyidikan KPK

Ilustrasi ibadah haji di Tanah Suci Makkah (ANTARA FOTO/Hanni Sofia)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Eks Menag Yaqut Jelaskan Kuota Haji Tambahan ke KPK07 Aug 2025, 10:35 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Yaqut Cholil Tiba di KPK, Diperiksa Soal Penyelidikan Kuota Haji07 Aug 2025, 09:48 WIB
- Penyelidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji, 3 Pejabat Kemenag Diklarifikasi05 Aug 2025, 14:15 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Bandara Internasional King Fahd Arab Saudi Diserang, Ulah Houthi?23 Oct 2026, 13:30 WIB
Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing Dipicu Ulah Petani dan Para Pendaki23 Oct 2026, 13:29 WIB
Anggota DPRD DKI Sidak Flyover Latumenten: Pembangunan Sudah 83 Persen23 Oct 2026, 13:17 WIB
5 Kesalahan Penataan Lemari yang Sering Membuat Pakaian Cepat Kusut23 Oct 2026, 13:11 WIB
Ribuan Siswa dan Guru Yunani Gelar Demo Tuntut Perbaikan Pendidikan23 Oct 2026, 13:10 WIB
ODGJ Tewas Usai Serang Penjual Es Degan di Sidoarjo, Ini Kronologinya23 Oct 2026, 13:04 WIB
Biar Anak Gak 'Kena Mental' di Internet, Jatim Gelar Edukasi Digital23 Oct 2026, 13:02 WIB
Kejari Serang Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Jasa Lipat Surat Suara KPU23 Oct 2026, 13:01 WIB
Anggota DPR: Komisioner KPU 2027-2032 Kemungkinan Tambah Jadi 9 Orang23 Oct 2026, 12:57 WIB
Trump Hina Jurnalis dengan Sebutan Bodoh dan Ber-IQ Rendah23 Oct 2026, 12:56 WIB
KKP Target 5 Ribu Kampung Nelayan, 100 Lokasi Siap Beroperasi Tahun 202723 Oct 2026, 12:55 WIB
Kekeringan di Sumsel, Satgas Kesulitan Cari Sumber Air Padamkan Api23 Oct 2026, 12:50 WIB
Presiden Prabowo Beri Bantuan Rp240 M untuk Penanganan Karhutla Kalbar23 Oct 2026, 12:45 WIB
Sempat Ditutupi, Dinkes Sukabumi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Keracunan MBG23 Oct 2026, 12:40 WIB
Kopi Specialty Jalan Petani Lokal Naik Kelas Lewat Cup of Excellence23 Oct 2026, 12:38 WIB
Pasukan Pemerintah Yaman Klaim Lancarkan 835 Serangan ke Houthi23 Oct 2026, 12:36 WIB
Kisah Jupri, Berburu Loker Lewat Job Fair di Tengah Serbuan Gen Z23 Oct 2026, 12:27 WIB
Dandhy Laksono Ungkap Teror Doxing di Balik Karya Investigasi23 Oct 2026, 12:26 WIB
Ular Bersembunyi di Kabin Pesawat Jepang, Penerbangan Dibatalkan23 Oct 2026, 12:26 WIB
Jalan Longsor di Sibolangit Diperbaiki, Dukung Ekonomi Warga23 Oct 2026, 12:25 WIB