Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
EBY Edu Fair 2026, Ibas Dorong Pendidikan Selaras dengan Dunia Kerja
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menghadiri acara EBY Edu Fair di Trenggalek, Jawa Timur. (Dok. MPR RI).
  • Ibas menegaskan pentingnya pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja agar generasi muda mampu beradaptasi, berkarakter kuat, dan menjadi solusi bagi tantangan bangsa.
  • Sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Ibas berkomitmen mengawal program KIP dan KIP Kuliah agar pelajar dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi.
  • Ibas mendorong siswa untuk terus bermimpi besar, menjaga semangat belajar, serta mendukung peningkatan gizi anak melalui program Makan Bergizi Gratis demi kualitas generasi masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada acara besar di Trenggalek namanya EBY Edu Fair 2026. Banyak anak sekolah datang dan banyak kampus ikut juga. Pak Ibas bilang sekolah itu penting supaya Indonesia jadi maju dan kuat. Ia mau anak-anak pintar, sehat, dan bisa bantu negara. Sekarang ia terus dukung program agar semua anak bisa tetap sekolah dan berani bermimpi tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyampaikan, pendidikan merupakan fondasi utama untuk membangun Indonesia yang lebih maju, kuat, dan berdaya saing. Hal ini disampaikan Ibas saat menghadiri acara EBY Edu Fair 2026 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Ibas mengatakan, semangat pendidikan telah ditegaskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.

Acara EBY Edu Fair 2026 diikuti puluhan perguruan tinggi unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan pelajar dari berbagai SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat di Trenggalek tampak antusiasme meramaikan acara tersebut.

“Hari ini hari yang spesial, pemikiran kita untuk menuju cita-cita kita, untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih maju,” ujar Ibas, dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

1. Indonesia butuh generasi yang bukan hanya cerdas tapi solutif

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyoroti penutupan selat Hormuz imbas perang Iran-Israel. (Dok. MPR RI).

Ibas mengajak para pelajar untuk menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa dan dunia, mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

“Kita membutuhkan generasi muda yang bukan hanya pintar, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bagi tantangan bangsa, mampu beradaptasi dengan teknologi, dan tetap memiliki karakter yang kuat,” kata dia.

Ibas juga menilai kegiatan EBY EDU FAIR berperan penting karena mempertemukan potensi siswa daerah dengan kampus-kampus unggulan dari berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja harus terus diperkuat, agar tercipta kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional.

“Kegiatan seperti ini mempertemukan sekolah, orang tua, siswa, dan perguruan tinggi agar anak-anak kita memiliki gambaran masa depan yang lebih jelas dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.

2. Demokrat janji kawal program pendidikan untuk keluarga kurang mampu

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menerima mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Dok. MPR RI).

Ketua Fraksi Demokrat DPR RI itu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program pendidikan nasional, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelajar dari keluarga kurang mampu.

Ibas menyebut program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan KIP Kuliah (KIP-K) menjadi salah satu instrumen penting, untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

“Kita terus mengawal program KIP dan KIP Kuliah agar tepat sasaran dan benar-benar membantu anak-anak Indonesia meraih pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

3. Ibas dorong siswa tak henti bermimpi

Anggota Komisi XII DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) saat meninjau operasional dan perkembangan proyek panas bumi yang dikelola PT Star Energy Geothermal Salak (SEGS) di Bogor, Jawa Barat. (Dok. Fraksi Partai Demokrat).

Ibas juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi bagi generasi muda. Menurutnya, kualitas pendidikan harus berjalan dengan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.

Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini pun memberikan pesan motivasi kepada para pelajar, agar terus berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan hidup.

“Pesan saya, bermimpilah tinggi dan bermimpilah banyak. Belum tentu satu mimpi terpenuhi, bisa jadi mimpi-mimpi lain yang nanti kita raih. Bekerja keras, belajar, terus mengasah diri, menghadirkan kreativitas dan inovasi yang penuh solusi. Dan yang terakhir, never give up, jangan pernah menyerah,” kata Ibas.

Editorial Team