Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Geser Yogyakarta, Pramono Sebut Jakarta Kota Pelajar Nomor 1 se-Indonesia

3 min read
Geser Yogyakarta, Pramono Sebut Jakarta Kota Pelajar Nomor 1 se-Indonesia
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Pemprov DKI Jakarta mulai merealisasikan program sekolah swasta gratis di berbagai jenjang pendidikan. (dok. Pemprov DKI Jakarta)
  • Gubernur Pramono Anung menyebut Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu Indonesia berdasarkan QS Best Student Cities 2027, menempati peringkat 117 dunia dan mengungguli Yogyakarta di posisi 118.

  • Pemprov DKI memprioritaskan perbaikan fasilitas pendidikan merata, didukung KJP dan KJMU. Dinas Pendidikan diminta mendata sekolah yang membutuhkan renovasi untuk diajukan kepada gubernur.

  • Dari 19 target 2025, 16 gedung sekolah telah direnovasi di lima wilayah Jakarta dengan anggaran Rp876,7 miliar. Pramono menekankan pengawasan serta pemeliharaan fasilitas jangka panjang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta kini menjadi kota pelajar nomor satu se-Indonesia. Hal itu berdasarkan QS Best Student Cities 2027, yang menempatkan Jakarta pada peringkat ke-117 di dunia, sedangkan Yogyakarta berada di peringkat ke-118.

Menurutnya, capaian tersebut didukung dengan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap pendidikan, mulai dari perbaikan fasilitas sekolah, hingga bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Pramono menyampaikan pernyataan tersebut usai meninjau renovasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Pasar Rebo di Jakarta, pada Senin (12/10/2026).

“Itu terbukti, yang selama ini Jakarta bukan nomor satu kota terdidik ya, kota pelajar, kota terdidik, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu se-Indonesia,” kata dia.

  1. 1. Renovasi dan revitalisasi gedung sekolah adalah prioritas

    Ilustrasi renovasi gedung sekolah. (IDN Times/Daruwaskita)
    Ilustrasi renovasi gedung sekolah. (IDN Times/Daruwaskita)

    Pramono mengatakan bahwa perbaikan fasilitas sarana prasarana pendidikan menjadi prioritas utama Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, pemerintah akan terus melakukan perbaikan sekolah-sekolah secara merata di seluruh wilayah ibu kota.

    Ia juga meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mendata sekolah yang perlu direnovasi dan mengajukannya kepada gubernur.

    “Sehingga dengan demikian, saya menyampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan fasilitas sarana prasarana sebaik mungkin,” ujarnya.

  2. 2. Pemprov DKI Jakarta telah merampungkan 16 renovasi sekolah

    siaranpers_pemprov_dki-20250722115832_mgm58q_409.jpeg
    Peresmian revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 64 Jakarta di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (22/7/2025)

    Sebelumnya diketahui, Pemprov DKI Jakarta berhasil merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah yang menjadi target pada tahun anggaran 2025.

    Renovasi dan revitalisasi tersebut dilaksanakan di lima wilayah administrasi Jakarta dengan total anggaran Rp876,7 miliar.

    Adapun program renovasi dan revitalisasi ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

    Renovasi dan revitalisasi ini telah tersebar di wilayah DKI Jakarta, antara lain Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan di Jakarta Pusat.

    Selain program renovasi, adapun program yang mencakup alih fungsi sekolah lama menjadi sekolah baru, seperti SDN Jati Pulo 08 Pagi menjadi unit sekolah baru (USB) SMPN 298.

  3. 3. Pramono tekankan agar fasilitas pendidikan terawat

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung, Jumat (9/10).
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung, Jumat (9/10). (Dok. Pemprov DKI)

    Dalam kesempatan ini, Pramono juga menekankan pembangunan dan renovasi sekolah harus diiringi dengan pemeliharaan yang baik. Menurutnya, fasilitas yang sudah diperbaiki harus bisa digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

    Ia meminta pengawasan terhadap bangunan yang sudah diperbaiki harus dilakukan dengan baik, dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhannya.

    “Saya biasanya memutuskan dalam rapat terbatas, termasuk pengawasannya, termasuk bagaimana pemanfaatan gedung bisa berjalan dengan baik. Karena salah satu kelemahan kita semua yang kita sadari adalah kita seringkali bisa membangun tetapi tidak bisa merawat dengan baik,” kata Pramono.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More