Jakarta, IDN Times - Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Golkar DKI Jakarta Basri Baco menuturkan, pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) sudah familiar mengikuti debat kepala daerah.
Ridwan Kamil tercatat pernah mengikuti debat saat maju sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat (Jabar). Politisi Golkar itu berhasil menang di dua pilkada tersebut.
Sementara, Suswono juga punya pengalaman mengikuti debat di Pilkada Brebes. Namun, Suswono yang menggandeng Akhmad Musttaqin kala itu kalah di pilkada.
Baco mengeklaim, RIDO lebih familiar dengan kontestasi debat ketimbang paslon nomor urut 02, Dharma Pongrekun-Kun Wardana dan paslon nomor urut 03, Pramono Anung-Rano Karno.
"Paslon kita kan sudah beberapa kali alami debat, waktu jadi wali kota debat, waktu jadi gubernur debat. Jadi sudah agak lebih familiar terkait debat dibanding paslon lainnya," ucapnya kepada awak media di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/10/2024) sore.
Baco menyebut, Ridwan Kamil dan Suswono sudah sekitar satu minggu belakangan mempersiapkan materi debat. Oleh sebab itu, pihaknya optimis RIDO akan menguasai materi debat.
"Hari ini juga seharusnya Bang Ridwan Kamil dan Mas Suswono istirahat tetapi saya juga kaget mereka dari pagi masih ketemu ada tiga titik itu dan hari ini sedang proses simulasi-simulasi itu," ungkap dia.
"Artinya pasangan kita insya Allah sangat siap untuk hadapi debat pertama malam ini," imbuh Baco.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta memastikan tema debat perdana Pilkada Jakarta 2024 ialah Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global.
Komisioner KPU DKI Jakarta Astri Megatari menjelaskan, debat digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (6/10/2024) malam.
Debat akan berlangsung selama 150 menit, mulai pukul 19.00 sampai 21.30 WIB.
"Di dalamnya (tema) itu ada unsur seperti penguatan untuk ketahanan budaya, lalu bagaimana pembangunan sumber daya manusianya, bagaimana kemudian paslon dapat memiliki program untuk perempuan anak," ucap dia saat ditemui di Kantor KPU DKI Jakarta, Kamis (3/10/2024).
