Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gubernur Lemhanas Sebut Pesantren Elemen Penting untuk Indonesia
ubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily menerima alumni Gontor dan panitia Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) di Kantor Lemhannas (dok. Istimewa)
  • Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menegaskan pesantren berperan penting dalam pertahanan nasional dan pendidikan kebangsaan, terutama melalui model pendidikan holistik seperti yang diterapkan di Gontor.
  • Lemhannas akan berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 untuk memaparkan nilai-nilai pertahanan kepada para kiai dan pimpinan lembaga pendidikan Islam.
  • Panitia berharap kerja sama Lemhannas dan pesantren makin erat, agar para kiai dapat mengikuti pendidikan Lemhannas guna memperkuat wawasan kebangsaan serta kontribusi terhadap ketahanan nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menerima alumni Gontor dan panitia Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) di Kantor Lemhannas. Pertemuan itu salah satunya membahas acara GIHES yang akan digelar pada 5-6 September 2026 di Jakarta.

Pada pertemuan tersebut, Ace mengapresiasi peran pesantren dalam pertahanan nasional. Terlebih, pesantren sudah ada sebelum Indonesia merdeka.

"Pesantren adalah elemen yang sangat penting bagi Indonesia. Model seperti Gontor, yang mendidik santrinya secara holistik dengan wawasan kebangsaan, adalah contoh bagaimana pendidikan agama bisa sejalan dengan kepentingan pertahanan nasional," ujar politikus Partai Golkar itu dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/7/2026).

1. Lemhanas akan paparkan soal nilai pertahanan

ubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily menerima alumni Gontor dan panitia Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) di Kantor Lemhannas (dok. Istimewa)

Ace Hasan mengatakan, Lemhanas akan hadir pada GIHES. Dalam acara tersebut, Lemhanas akan memaparkan soal nilai pertahanan.

"Kami akan memaparkan mengenai nilai-nilai pertahanan ini di depan para kiai dan pimpinan lembaga pendidikan di GIHES nanti," ucap dia.

2. Kiai diharapkan juga bisa ikut dalam pendidikan Lemhanas

ubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily menerima alumni Gontor dan panitia Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) di Kantor Lemhannas (dok. Istimewa)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor, KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, berharap, kiai juga bisa ikut dalam pendidikan Lemhanas. Menurutnya, itu merupakan bagian untuk memperkuat wawasan kebangsaan.

"Di Gontor, nilai kebangsaan sudah mendarah daging. Gontor telah menyanyikan lagu Indonesia Raya versi awal, 3 stanza sejak sebelum kemerdekaan. Kami berharap melalui momentum GIHES ini, kerja sama dengan Lemhannas semakin erat, dan ke depannya para kiai pondok pesantren di seluruh Indonesia dapat berkesempatan mengikuti pendidikan resmi di Lemhannas untuk memperkuat wawasan kebangsaan mereka," kata Kiai Hamid.

3. Apa itu GIHES

ubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily menerima alumni Gontor dan panitia Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) di Kantor Lemhannas (dok. Istimewa)

GIHES 2026 merupakan forum untuk mempertemukan para praktisi pendidikan Islam dari berbagai negara. Forum itu juga bisa dijadikan membahas model pendidikan yang komperhensif. Forum itu juga bisa dijadikan diskusi wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional.

"Dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Gubernur Lemhannas, GIHES diharapkan mampu menghasilkan pemikiran baru yang mempererat hubungan antara dunia pesantren dengan penguatan kedaulatan NKRI," ujar pimpinan Pondok Pesanten La Tansa Banten, Kiai Adrian, yang ikut dalam pertemuan itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article