Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gunakan Adat Gorontalo, Keranda Jenazah Rachmat Gobel Dibawa Pakai Truk
Jenazah mending Rachmat Gobel dibawa pakai keranda khas Gorontalo dan diangkut menggunakan truk (IDN Times/Muhammad Ilman Nafian)
  • Rachmat Gobel, anggota DPR dan Chairman Panasonic Gobel, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Jumat, 10 Juli 2026.
  • Jenazah dibawa menggunakan keranda khas Gorontalo sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah asal almarhum yang sangat dijunjung tinggi keluarganya.
  • Keranda berukuran besar membuat jenazah diangkut dengan truk dari rumah duka di Tebet menuju TMP Kalibata, disertai keluarga inti yang turut mendampingi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Rachmat Gobel sudah meninggal dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Beliau orang penting dan suka adat Gorontalo. Jenazahnya dibawa pakai keranda khas Gorontalo yang besar, jadi harus naik truk. Anak dan keluarganya ikut di truk juga. Sekarang beliau sudah dimakamkan dengan hormat di Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jenazah anggota DPR dan Chairman Panasonic Gobel, Rachmat Gobel, telah dimakamkan di di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Jenazah almarhum Rachmat Gobel dibawa menggunakan keranda khas Gorontalo, penutupnya lebih tinggi dibanding keranda pada umumnya.

Putra almarhum, Mohammad Arif Gobel, menjelaskan alasan jenazah Rachmat Gobel dibawa menggunakan keranda khas Gorontalo, karena ayahnya sangat memegang budaya khas daerah asalnya.

"Itu memang dari asal kami dari Gorontalo, dan almarhum itu menjunjung tinggi adat Gorontalo dan kami keluarga juga pasti melestarikan terus adat-adat Gorontalo," ujar Arif usai pemakaman di TMP Kalibata, Jakarta.

Jenazah almarhum dari rumah duka di Jalan Prof. Supomo, Tebet, Jakarta Selatan ke TMP Kalibata dibawa menggunakan truk. Keluarga inti juga ikut naik truk tersebut, berdiri di samping keranda.

Arif menerangkan, jenazah dibawa menggunakan truk karena ukuran kerandanya lebih besar. Sehingga, tidak bisa dimasukkan ke dalam mobil jenazah.

"Ya itu kan ada size (ukuran keranda lebih besar)," ucap dia.

Rachmat Gobel lahir di Gorontalo, pada 3 September 1962. Rachmat Gobel meninggal dunia Jumat (10/7/2026), sekitar pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan.

Almarhum berpulang dengan meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti, dua orang anak, yaitu Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, cucu dan keluarga besar.

Rachmat Gobel pernah menerima penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Joko "Jokowi" Widodo. Oleh karenanya, jenazah Rachmat Gobel berhak dimakamkan di TMP Kalibata.

Curated For You

Editorial Team

Related Article