Jakarta, IDN Times - Jenazah anggota DPR dan Chairman Panasonic Gobel, Rachmat Gobel, telah dimakamkan di di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Jenazah almarhum Rachmat Gobel dibawa menggunakan keranda khas Gorontalo, penutupnya lebih tinggi dibanding keranda pada umumnya.
Putra almarhum, Mohammad Arif Gobel, menjelaskan alasan jenazah Rachmat Gobel dibawa menggunakan keranda khas Gorontalo, karena ayahnya sangat memegang budaya khas daerah asalnya.
"Itu memang dari asal kami dari Gorontalo, dan almarhum itu menjunjung tinggi adat Gorontalo dan kami keluarga juga pasti melestarikan terus adat-adat Gorontalo," ujar Arif usai pemakaman di TMP Kalibata, Jakarta.
Jenazah almarhum dari rumah duka di Jalan Prof. Supomo, Tebet, Jakarta Selatan ke TMP Kalibata dibawa menggunakan truk. Keluarga inti juga ikut naik truk tersebut, berdiri di samping keranda.
Arif menerangkan, jenazah dibawa menggunakan truk karena ukuran kerandanya lebih besar. Sehingga, tidak bisa dimasukkan ke dalam mobil jenazah.
"Ya itu kan ada size (ukuran keranda lebih besar)," ucap dia.
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo, pada 3 September 1962. Rachmat Gobel meninggal dunia Jumat (10/7/2026), sekitar pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan.
Almarhum berpulang dengan meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti, dua orang anak, yaitu Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, cucu dan keluarga besar.
Rachmat Gobel pernah menerima penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Joko "Jokowi" Widodo. Oleh karenanya, jenazah Rachmat Gobel berhak dimakamkan di TMP Kalibata.
