Jakarta, IDN Times - Gunung Anak Krakatau terpantau mengalami dua kali erupsi sepanjang pagi ini. Tercatat, erupsi terjadi pada pukul 05.08 dan 05.34 WIB, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Geologi.
Melalui data yang dilansir akun Threads @badan.geologi, erupsi pertama terjadi pukul 05.08 WIB dengan durasi 15 detik. Erupsi terekam lewat seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm. Sementara, erupsi kedua terjadi pada pukul 05.34 WIB yang berdurasi 10 detik, dengan amplitudo maksimum 44 mm.
Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada dalam status Siaga III. Maka dari itu, Badan Geologi merekomendasikan agar warga atau wisatawan tak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas di sekitarnya.
"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif," begitu pernyataan resmi Badan Geologi.
