Konsolidasi dan rapat teknis tim Task Force di Kota Bengkulu, Rabu (26/8/2026) (Dok. Hanura)
Rio menjelaskan, logo singa filosofinya melambangkan kekuatan, semangat, keberanian mengambil keputusan, tangguh, dan punya daya tarung. Ia meyakini, logo baru ini dapat menginspirasi dan memberi semangat kader dan pengurus Hanura di setiap tingkatan. Khususnya bagi para Caleg yang akan bertarung pada Pemilu 2029.
Berbagai pembaruan ini disebut sebagai bukti bahwa Hanura melakukan evaluasi total.
"Perubahan logo ini dengan harapan bisa memberikan semangat kepada para kader Hanura. Singa itu simbol keberanian, wibawa, kekuatan, keseriusan. Sehingga para caleg bisa menjadi singa-singa petarung Hanura untuk menang di Pemilu 2029," katanya.
"Mindset cara berpikir kader pun berubah. Ada keyakinan dan optimisme di kalangan kader, kita bisa bangkit kembali pada Pemilu 2029," sambungnya.
Rio mendorong perubahan pada logo ini segera diimplementasikan jajaran di daerah. Terutama memperbarui bendera, kop surat, papan DPC, hingga kaos.
"Tapi mungkin ini perlu proses karena masih transisi memerlukan waktu pencetakan, dan sebagainya, bisa kita maklumi. Tapi mulai paling lama awal 2027, semua sudah singa. Dan singa Hanura akan keluar dari kandangnya untuk mengaum," tegas Rio.