Tim SAR Lampung terus melakukan pencarian terhadap jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda. (Dok. Basarnas Lampung).
Al Amrad merinci, satu life jacket ditemukan KRI Teluk Gilimanuk pada pukul 08.55 WIB di sekitar selatan Perairan Pulau Sangiang. Barang tersebut ditemukan pada koordinat 06°02’174” S - 105°49’844” E. Kemudian KAL Anyer menemukan satu life jacket lainnya pada pukul 09.45 WIB di sekitar Teluk Belimbing, Lampung, dengan koordinat 06°01’99” S - 105°52’82” E.
Sementara, satu life jacket berwarna oranye ditemukan KM Bima pada pukul 09.58 WIB di sekitar Pulau Rakata. Lokasi temuan berada pada koordinat 06°09’44.04” S - 105°27’29.07” E.
“Ya, benar sekali. Dua terpal, tiga jaket, satu galon,” kata Al Amrad saat menegaskan jumlah barang yang ditemukan pada hari keenam.
Selain tiga life jacket, tim SAR juga menemukan dua terpal dan satu galon. Satu terpal ditemukan KRI Teluk Gilimanuk bersama satu life jacket pada pukul 08.55 WIB. Sementara, terpal lainnya ditemukan RIB 02 Lampung pada pukul 10.15 WIB saat melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi dan wilayah sekitarnya.
RIB 02 Lampung juga menemukan satu galon pada koordinat 06°05’52.51” S - 105°40’23.13” E. Al Amrad mengatakan, seluruh objek temuan akan dikumpulkan dan diserahkan kepada kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk keseluruhan pelaksanaan operasi SAR pada hari ini, objek-objek tersebut telah dan akan kami serahkan kembali kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini Kepolisian, untuk menindaklanjuti lebih lanjut,” ujar dia.
Al Amrad belum menyampaikan apakah barang-barang yang ditemukan tersebut memiliki keterkaitan dengan speedboat yang hilang.
Dia mengatakan, proses identifikasi menjadi kewenangan pihak kepolisian. Barang yang ditemukan oleh sejumlah unsur SAR juga masih dalam proses pengumpulan dan sebagian masih dalam perjalanan menuju darat.
“Saya belum bisa menerima karena saat ini masih dalam pelayaran. Nanti mungkin kita lihat bersama pada saat barangnya sudah tiba dan hasil dari pemeriksaan rekan-rekan dari Kepolisian,” kata dia.