Jakarta, IDN Times - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan dugaan korupsi dan perintangan penyidikan yang menjeratnya merupakan perkara yang didaur ulang. Menurutnya, perkara tersebut muncul karena pengaruh kepentingan politik.
"Proses daur ulang ini tidak berada di ruang hampa, melainkan dipengaruhi oleh kepentingan politik kekuasaan yang melatarbelakanginya," ujar Hasto saat membaca nota pembelaannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Pusat, Kamis (10/7/2025).
Hasto menyinggung sejumlah pihak yang diintimidasi karena sikap kritisnya. Menurutnya, hal itu juga ia rasakan.
"Terlebih saya tidak mengalaminya sendiri. Ada kalangan jurnalis, tokoh prodemokrasi, pengamat politik, dan lain-lain yang menjadi korban intimidasi akibat sikap kritis mempersoalkan demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum, serta pemilu jurdil," sebutnya
Diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto didakwa telah melakukan perintangan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus eks caleg PDIP Harun Masiku.
Pertama, Hasto diduga memerintahkan Harun Masiku merendam ponsel agar tidak terlacak usai KPK menangkap Wahyu Setiawan. Kedua, Hasto meminta ajudannya, Kusnadi, merendam ponsel milik Sekjen PDIP itu saat diperiksa di KPK pada Juni 2024.
Selain itu, ia juga didakwa turut serta menyuap eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Suap senilai Rp600 juta itu diberikan agar Wahyu Setiawan mengurus penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 Harun Masiku.
Hasto didakwa telah melanggar Pasal 5 atau Pasal 13 serta Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Kourpsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Hasto Sebut Perkaranya Daur Ulang, Dipengaruhi Kepentingan Politik

Sidang Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Dok. PDIP)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Hasto Klaim Dapat Tekanan Sejak Tolak Timnas Israel di Indonesia10 Jul 2025, 13:09 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
Editorial Team
EditorDwi Agustiar
Related Article
Menikmati Kuliner 'Ngidang Palembang' di Batiqa Hotel, Seperti Apa Rasanya?24 Oct 2026, 20:06 WIB
23 Kasus Kejahatan Terjadi di Kawasan TNBBS, 75 Pelaku Diproses Hukum24 Oct 2026, 20:03 WIB
DKI Gandeng BMKG Modifikasi Cuaca demi Kelancaran Event Akhir Pekan24 Oct 2026, 20:00 WIB
Wonder Port di Wonokerto, Wisata Pelabuhan dengan 6 Titik Edukasi24 Oct 2026, 19:41 WIB
Bima Arya: PAN Belum Bahas soal Pemakzulan Gibran di DPR24 Oct 2026, 19:40 WIB
Polisi Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Medan, 15 Diciduk24 Oct 2026, 19:23 WIB
Bisnis Logistik Cerah, Hino Optimis Bisa Jual Seribu Truk di Jateng24 Oct 2026, 19:18 WIB
Viral! Bocah di Way Kanan Dicekik hingga Dipukul Gegara Bebek Mati24 Oct 2026, 19:02 WIB
Dukung Bangunan Hijau, AC VRV DAIKIN Raih Predikat Platinum24 Oct 2026, 18:59 WIB
KDM Menduga Karhutla Gunung Ciremai Dipicu Pembakaran Ilalang24 Oct 2026, 18:55 WIB
Tujuh Hotspot Karhutla Masih Terdeteksi di Kawasan Gunung Ciremai24 Oct 2026, 18:52 WIB
Orangutan Tapanuli di Ujung Tanduk, Pemulihan Darurat dibutuhkan24 Oct 2026, 18:42 WIB
Fenomena Hunter's Moon pada 26 Oktober, Indah Tapi Waspada Air Laut Naik24 Oct 2026, 18:38 WIB
Hujan Guyur Jogja, BMKG: Curah Hujan Rendah hingga Pertengahan November 24 Oct 2026, 18:23 WIB
Titik Panas Jawa Timur Turun Jadi 371 Titik, Bondowoso Tertinggi24 Oct 2026, 18:11 WIB
5 Alasan ENFP Terlihat Selalu Bahagia Padahal Hatinya Sedang HancurI24 Oct 2026, 18:01 WIB
Usman Hamid: Dandhy Laksono Tak Wajib Penuhi Panggilan Polisi24 Oct 2026, 17:51 WIB
Soal Dandhy, Usman Hamid Minta Polri Tak Langgar Kebebasan24 Oct 2026, 17:44 WIB
Penyebab Karhutla di Gunung Ciremai Masih Belum Diketahui24 Oct 2026, 17:34 WIB
Habitat Surili Jawa di Gunung Ciremai Ikut Terdampak Karhutla24 Oct 2026, 17:33 WIB