Jakarta, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuat sebuah laporan terkait ambruknya selasar tower II Buersa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/1).
Ini Dugaan Ambruknya Selasar BEI Versi Kementerian PUPR

1. Ada dua dugaan
Dalam dokumen bertajuk laporan kajian teknis pendahuluan kegagalan bangunan gedung Tower II Gedung BEI yang diterbitkan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR ini, diketahui ada dua penyebab yang membuat selasar tersebut ambruk.
"Konsentrasi beban terkumpul, pada salah satu titik selasar mengakibatkan salah satu penggantung terlepas dari kedudukannya di atas dan memicu penggantung lainnya turut terlepas," tulis dokumen PUPR tersebut.
2. Ada beban momen yang tidak mampu dipikul oleh tumpuan
Selain itu, ada dugaan beban momen yang terjadi tidak mampu dipikul oleh tumpuan pada dinding vertikal dan memicu kegagalan bangunan.
3. Ini dugaan sementara ambruknya selasar
Dugaan sementara tersebut, dapat terjadi oleh karena sling putus, penjepit sling terlepas, baut tidak kencang, bait patah, penurunan kekuatan sling, baut atau penjepit akibat korosi, dan robeknya pertemuan baja dengan beton kolom dan/atau balok.
Sebagaiman diberitakan sebelumnya, puluhan orang mengalami luka serius dan ringan setelah selasar di BEI ambruk pada Senin (15/1). Seluruh korban pun kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Menristek Minta Semua Pihak Bantu Kondisi Korban Ambruknya Selasar BEI16 Jan 2018, 14:40 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Gelar Perkara, Polisi Panggil 10 Saksi Ambruknya Selasar BEI16 Jan 2018, 13:40 WIB
- Pasca-Ambruknya Selasar Bursa Efek Jakarta, Pemprov Lakukan Audit Gedung16 Jan 2018, 13:30 WIB
- 5 Korban Selasar Ambruk BEI Dirawat di RSPP, 1 Orang Tengah Hamil16 Jan 2018, 09:20 WIB