Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jaksa Agung ST Burhanuddin Rotasi 16 Pejabat, 8 Kajari Diganti
Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin melantik Saiful Bahri Siregar sebagai direktur penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung baru hari ini (11/8/2026).
  • Jaksa Agung ST Burhanuddin merotasi 16 pejabat Kejaksaan RI melalui keputusan tertanggal 22 September 2026, yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto.

  • Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna membenarkan rotasi tersebut saat dikonfirmasi pada 24 September 2026.

  • Perombakan mencakup pergantian delapan kepala kejaksaan negeri, termasuk Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Palopo, Bukittinggi, Banjarnegara, Sambas, dan Ogan Komering Ulu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
22 September 2026

Keputusan Jaksa Agung Nomor Kep-IV-10422/C/09/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural Kejaksaan diterbitkan. Keputusan itu memuat rotasi 16 pejabat, termasuk pergantian delapan kepala kejaksaan negeri.

Kamis (24/9/2026)

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna membenarkan rotasi sejumlah pejabat oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jaksa Agung merotasi 16 pejabat struktural Kejaksaan Republik Indonesia, termasuk pergantian delapan kepala kejaksaan negeri.
  • Who?
    Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan rotasi. Keputusan ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto dan dibenarkan Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna.
  • Where?
    Rotasi berlangsung di lingkungan Kejaksaan Agung dan mencakup penugasan pada sejumlah kejaksaan negeri serta kejaksaan tinggi di berbagai daerah Indonesia.
  • When?
    Keputusan rotasi tertanggal 22 September 2026. Anang Supriatna mengonfirmasi rotasi tersebut pada Kamis, 24 September 2026.
  • Why?
    Rotasi dilakukan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-10422/C/09/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural PNS Kejaksaan RI.
  • How?
    Melalui keputusan Jaksa Agung, 16 pejabat diberhentikan dari jabatan sebelumnya dan diangkat ke jabatan baru, termasuk di Kejari Jakarta Pusat, Selatan, Utara, Palopo, serta daerah lainnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jaksa Agung ST Burhanuddin memindahkan 16 pejabat kejaksaan ke tugas baru. Delapan kepala kejaksaan di beberapa kota juga diganti. Misalnya, Antonius Despinola pindah dari Jakarta Pusat, lalu Oktafian Syah Effendi menjadi kepala di sana. Kejaksaan bilang pemindahan ini benar. Sekarang para pejabat itu punya tempat kerja baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rotasi 16 pejabat Kejaksaan menunjukkan adanya penataan organisasi yang terstruktur, dengan pengisian jabatan dilakukan melalui keputusan resmi dan dikonfirmasi terbuka oleh Kejagung. Perpindahan antardaerah maupun antarbidang juga mencerminkan pemanfaatan pengalaman para pejabat untuk mengisi kebutuhan kepemimpinan dan fungsi strategis di berbagai satuan kerja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.  

Rotasi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-10422/C/09/2026 tertanggal 22 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. Keputusan itu ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan soal Jaksa Agung yang merotasi sejumlah pejabat tersebut. 

“Benar,” kata Anang saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026). 

Adapun 16 pejabat yang dirotasi adalah sebagai berikut: 

1. La Kanna, dari Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Palopo.

2. Antonius Despinola, dari Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menjadi Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung.

3. Oktafian Syah Effendi, dari Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Riau menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat 

4. Fitriansyah Akbar, dari Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara menjadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Riau

5. Sulasman, dari Kepala Kejaksaan Negeri Sambas menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara

6. Efrivel, dari Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Sambas 

7. Yafeth Ruben Bonai, dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Gorontalo menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya

8. Fithrah, Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi

9. Marcelo Bellah, dari Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menjadi Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung

10. Armen Wijaya, dari Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

11. Agus Setiadi, dari Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menjadi Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung 

12. Syahrul Juaksha Subuki, dari Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat 

13. Roy Riady, dari Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Lampung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

14. Rudhy Parhusip, dari Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu menjadi Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Lampung

15. Kristanto Trinoviandri, dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu

16. Safri Abdul Muin, dari Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai

Curated For You

Editorial Team

Related Article