Jakarta, IDN Times – Nama Andri Mulyono kembali menjadi sorotan setelah tercatat sebagai Komisaris Utama sekaligus pemegang saham mayoritas PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT).
PT YAT diketahui menjadi penyedia sepeda motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam data pengadaan 2025, BGN mengalokasikan sekitar Rp1,2 triliun untuk pengadaan motor listrik bagi operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Berdasarkan catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Andri pernah dipanggil penyidik sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).
