Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, di Cikeas, Bogor, Minggu malam (31/5/2026). JK mengatakan, almarhum merupakan sosok yang berprestasi selama hidupnya.
"Beliau adalah seorang perwira tinggi yang luar biasa prestasinya perjalanannya, dan juga merupakan keluarga jenderal. Bapaknya jenderal, bapak mertua jenderal, anak jenderal. Semua ini mengesankan bahwa beliau itu mempunyai suatu peran dalam keamanan negara ini, pertahanan negara ini, dan kita menghormati jasa-jasa beliau," ujar JK.
JK mengatakan, saat dirinya menjadi Wakil Presiden 2004-2009, Ryamizard menjabar sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Ketika itu, Ryamizard banyak membantu kerja pemerintah.
"Kita punya hubungan baik, ya pada waktu penyelesaian Aceh banyak membantu, waktu tsunami, macam-macam juga eh upaya penyelesaian Aceh itu, selanjutnya Menteri Pertahanan juga waktu itu," kata dia.
Kemudian, kata JK, hubungan baiknya bersama Ryamizard terus terjaga hingga kemudian terpilih kembali sebagai Wakil Presiden periode 2014-2019.
"Ya, tentu banyak (kenangan), tapi secara pribadi tentu hubungan antara sesama di pemerintahan, ya," ucap dia.
Di lokasi yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ryamizard Ryacudu.
"Dan yang selalu diingat adalah beliau mendorong keterlibatan sipil di dalam bela negara. Jadi itu merupakan sebuah kebijakan beliau yang pada waktu itu cukup menonjol. Dan tentu Bang Ryamizard Ryacudu ini seorang nasionalis militer dan kami semua kehilangan," ujar Airlangga.
