Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Italia Ubah Bioskop dan Perpustakaan Jadi Tempat Berlindung dari Panas

Italia Ubah Bioskop dan Perpustakaan Jadi Tempat Berlindung dari Panas
Bendera Italia (unsplash.com/Michele Bitetto)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Roma, Italia, mengubah bioskop, perpustakaan, dan sejumlah ruang publik menjadi tempat berlindung dari gelombang panas. Fasilitas ini dibuka secara gratis bagi warga maupun wisatawan selama periode cuaca ekstrem.

Langkah ini diambil untuk menekan risiko gangguan kesehatan akibat suhu tinggi. Selain itu, pemerintah kota menyediakan beragam kegiatan di dalam ruangan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

1. Fasilitas berpendingin udara dibuka gratis untuk warga

Pemerintah Kota Roma mengalihfungsikan 11 bioskop dan 11 perpustakaan menjadi ruang berpendingin udara yang dapat diakses secara gratis. Seluruh fasilitas ini tersebar di berbagai wilayah agar mudah dijangkau oleh masyarakat.

Warga dan wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu. Kebijakan ini bertujuan membantu masyarakat menghindari paparan suhu tinggi yang dapat membahayakan kesehatan.

"Sayangnya, perubahan iklim kini menjadi kenyataan yang memengaruhi kehidupan dan kesehatan masyarakat," kata Anggota Dewan Kebudayaan Roma, Massimiliano Smeriglio.

Smeriglio menambahkan bahwa penyediaan ruang publik yang sejuk juga bertujuan mengurangi dampak sosial akibat gelombang panas yang membatasi aktivitas warga di luar ruangan.

2. Pemutaran film gratis dan penyediaan air minum

Program bernama Il Grande Freddo ini dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli–4 Agustus 2026. Selama program berjalan, sepuluh film Italia akan diputar gratis dua kali sehari di seluruh bioskop yang berpartisipasi.

Film C'è Ancora Domani dipilih sebagai pembuka dan diputar serentak di semua lokasi. Penayangan dijadwalkan pada siang hingga sore hari, tepat saat suhu udara mencapai puncaknya.

Selain bioskop, perpustakaan yang terlibat menyediakan air minum gratis bagi pengunjung. Beberapa ruang publik lain, seperti Sala Squarzina di Teatro Argentina, juga dibuka sebagai tempat beristirahat.

"Masyarakat dapat menyaksikan film-film berkualitas, termasuk beberapa karya terbaru, secara gratis," kata Wali Kota Roma, Roberto Gualtieri.

3. Suhu ekstrem dorong pembentukan jaringan perlindungan iklim

Saat ini, Roma tengah dilanda gelombang panas dengan suhu harian mencapai sekitar 36 derajat Celsius. Pemerintah kota pun memperluas akses ke ruang publik berpendingin udara demi membantu masyarakat menghadapi cuaca ekstrem tersebut.

"Selain bioskop, kami juga membuka perpustakaan dan museum untuk membangun jaringan perlindungan iklim yang mudah diakses," kata Wali Kota Roberto Gualtieri.

Data resmi mencatat suhu rata-rata di Roma telah naik sekitar 3 derajat Celsius sejak 1980. Peningkatan suhu ini memicu risiko gangguan kesehatan dan memperbesar potensi kebakaran hutan di sejumlah wilayah Italia.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat melindungi kelompok masyarakat yang rentan, sekaligus mengoptimalkan fasilitas budaya sebagai ruang publik yang aman selama gelombang panas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More