Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jokowi Tanggapi soal Banyak Menterinya Gabung Kabinet Prabowo
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto saat ditemui usai upacara penurunan bendera di Istana Garuda IKN pada Sabtu (17/8/2024). (IDN Times/Ilman Nafi’an)
  • Jokowi anggap keputusan Prabowo sebagai hak prerogatif presiden terpilih.
  • Jokowi meminta semua pihak menghargai keputusan Prabowo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo menanggapi soal sejumlah menteri di kabinetnya yang dipilih untuk bergabung kembali dalam kabinet Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Menurut dia, siapa pun menteri yang dipilih merupakan hak prerogratif Prabowo sebagai Presiden terpilih.

"Yang pertama, itu adalah hak prerogatif Presiden terpilih, Bapak Jenderal TNI purnawirawan Prabowo Subianto," kata dia kepada awak media di Aceh, Selasa (15/10/2024).

1. Jokowi ajak semua pihak menghargai keputusan Prabowo

Potret Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto meninjau proyek di IKN (dok. Sekretariat Presiden)

Jokowi pun meminta agar semua pihak menghargai keputusan Prabowo tersebut.

"Itu hak prerogatif. Siapa pun yang dipilih kita semuanya menghargai," ujar dia.

2. Sudah melalui pertimbangan matang

Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika berjabat tangan dengan Prabowo. (www.instagram.com/@prabowo)

Jokowi menilai, menteri di kabinetnya yang dipilih kembali oleh Prabowo sudah melalui pertimbangan matang.

"Mengenai kurang lebih 15 atau 16 menteri di kabinet sekarang yang juga dipilih oleh Bapak Prabowo Subianto itu juga saya kira melalui pertimbangan matang, melalui seleksi-seleksi, melalui pengalaman beliau bergaul dan berinteraksi selama lima tahun," tutur dia.

3. Sebagai bentuk keberlanjutan

Presiden Jokowi makan bakso bareng Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Magelang (instagram.com/prabowo)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menganggap, keputusan Prabowo tersebut merupakan simbol keberlanjutan.

"Dan memang hampir tim ekonomi yang ada memang, yaitu yang namanya keberlanjutan ya itu," ucap Jokowi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article