Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jumlah Petugas Pemilu 2024 yang Meninggal Mencapai 35 Orang
Ilustrasi petugas KPPS.(IDN Times/Daruwaskita)

Jakarta, IDN Times - Berdasarkan laporan KPU Provinsi yang diterima IDN Times, pada 16 Februari 2024 pukul 18.00 WIB, sebanyak 35 petugas yang bekerja dalam Pemilu 2024 dikabarkan meninggal dunia.

Rinciannya, 3 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS), 23 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan 9 orang dari bagian Perlindungan Masyarakat (Linmas).

1. Korban meninggal terbanyak

IDN Times/Teri

Dari 35 orang total petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia, jumlah korban terbanyak berasal dari provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang masing-masing berjumlah 7 orang.

Kemudian diikuti Jawa Barat dengan korban meninggal dunia sebanyak 6 orang. Sementara sisanya, berasal dari berbagai provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Banten, DKI Jakarta, dan yang lainnya.

2. Korban sakit capai ribuan orang

anggota KPPS yang dirawat. IDN Times/ istimewa

Selain korban meninggal dunia, dilaporkan juga terdapat ribuan petugas pemilu 2024 yang jatuh sakit.

Dengan rincian Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 119 orang, PPS 596 orang, KPPS 2.878 orang, dan Linmas sebanyak 316 orang.

3. Mendapat santunan

Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono usai nyoblos di TPS, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (14/2/2024). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono akan membantu proses mekanisme pembayaran santunan untuk dua petugas KPPS yang meninggal dunia saat Pemilu 2024.

Heru menyampaikan, santunan yang diebrikan berasal dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Pemprov DKI membantu dalam prosesnya. Kan sudah ada BPJS tenaga kerja dan BPJS Kesehatan. Kami perhatikan semuanya," kata Heru di Jakarta Selatan (16/2/2024).

Curated For You

Editorial Team

Related Article