Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KAI: 240 Penumpang Argo Bromo Anggrek Selamat dalam Insiden Tabrakan KRL
Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4/2026) (IDN Times/Aryodamar)
  • Sebanyak 240 penumpang Argo Bromo Anggrek dipastikan selamat setelah tabrakan dengan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

  • PT KAI menghentikan sementara seluruh operasional kereta dari Jakarta dan menyiapkan bus untuk mengantar penumpang Argo Bromo Anggrek ke Stasiun Gambir.

  • Evakuasi masih berlangsung hingga dini hari dengan laporan empat korban tewas, 39 dirawat di rumah sakit, dan tujuh orang masih terjebak di rangkaian kereta.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
27 April 2026

Sekitar pukul 20.53 WIB terjadi tabrakan antara kereta Argo Anggrek dan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

28 April 2026

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan 240 penumpang Argo Anggrek selamat dan akan diantar ke Stasiun Gambir menggunakan bus karena operasional kereta dari Jakarta dihentikan sementara.

pukul 01.15

Evakuasi masih berlangsung dengan petugas gabungan dan relawan bekerja di lokasi; gerbong 10 dan 11 terlihat ringsek akibat tabrakan.

kini

Empat korban dilaporkan tewas, 39 orang dirawat di rumah sakit, dan sekitar tujuh korban masih terjebak di rangkaian kereta.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Terjadi tabrakan antara kereta Argo Anggrek dan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang menyebabkan empat orang tewas, 39 luka-luka, serta tujuh korban masih terjebak di rangkaian kereta.
  • Who?
    Insiden melibatkan penumpang Argo Anggrek sebanyak 240 orang yang seluruhnya selamat, petugas gabungan, relawan, serta pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menangani evakuasi dan penanganan pascakejadian.
  • Where?
    Kecelakaan terjadi di area Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, dengan dampak terlihat pada gerbong 10 dan 11 kereta Argo Anggrek yang mengalami kerusakan berat.
  • When?
    Peristiwa berlangsung pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.53 WIB. Hingga Selasa dini hari pukul 01.15 WIB proses evakuasi masih terus dilakukan di lokasi kejadian.
  • Why?
    Penyebab pasti tabrakan antara Argo Anggrek dan Commuter Line per saat ini masih belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk menentukan faktor pemicu insiden tersebut.
  • How?
    KAI menghentikan sementara operasional kereta dari Jakarta dan menyiapkan bus untuk mengantar
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua kereta tabrakan di Stasiun Bekasi Timur malam hari. Satu namanya Argo Anggrek dan satu lagi Commuter Line. Ada 240 orang di Argo Anggrek, semuanya selamat. Tapi ada orang lain yang terluka dan ada yang meninggal. Petugas dan relawan masih bantu orang yang terjebak di kereta sampai sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan 240 penumpang kereta Argo Bromo Anggrek selamat dari insiden tabrakan dengan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB.

"240 orang penumpang Argo Anggrek semuanya selamat," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba di lokasi pada Selasa (28/4/2026).

Anne menjelaskan, PT KAI akan mengantar mereka ke Stasiun Gambir menggunakan bus. Sebab, operasional kereta api dari Jakarta disetop sementara.

"Kami sudah menyiapkan bus untuk diantarkan kembali ke Gambir karena hingga pada saat ini untuk semua operasi kereta api dari Jakarta kami stop, baik dari Pasar Senen ataupun Gambir," ujarnya.

Hingga pukul 01.15 evakuasi masih berlangsung. Pantauan IDN Times di lokasi melihat petugas gabungan dan relawan masih berjibaku di kereta yang terdampak dan di sekitar stasiun Bekasi Timur.

Gerbong 10 dan 11 terlihat ringsek, terlihat bekas ditabrak oleh kereta dari arah Jakarta menuju timur.

Hingga saat ini terdapat empat korban tewas dan 39 dirawat di rumah sakit. Sementara itu, masih ada sekitar tujuh korban yang terjebak di rangkaian kereta.

Editorial Team