Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gibran Temui Orang Tua Siswa Keracunan MBG: Bapak Ibu Berhak Khawatir
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/09/2026). (Dok. Setwapres)
  • Gibran menemui orang tua siswa terdampak dugaan keracunan makanan di SDN Pasusukan, Batang.

  • Pemerintah berkomitmen menangani korban, menindaklanjuti keluhan keluarga, dan mengevaluasi tata kelola program MBG.

  • Investigasi diminta berjalan cepat, terbuka, serta diikuti penguatan pengawasan dan koordinasi lintas sektor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting setelah kejadian dugaan keracunan MBG?
Vote Now
Senin (28/09/2026)

Gibran Rakabuming Raka menemui orang tua siswa di SDN Pasusukan, Kabupaten Batang. Ia menyampaikan permohonan maaf dan memastikan penanganan korban serta tindak lanjut keluhan keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting setelah kejadian dugaan keracunan MBG?
Vote Now
  • What?
    Gibran menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak dugaan keracunan makanan dan memastikan penanganan korban serta investigasi kejadian.
  • Who?
    Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, orang tua siswa, pemerintah daerah, BGN, Dinkes, Disdikbud, dan Pemkab.
  • Where?
    Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
  • When?
    Senin (28/09/2026).
  • Why?
    Untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga memperoleh kepastian, serta keluhan dan investigasi ditindaklanjuti.
  • How?
    Melalui pertemuan dan dialog dengan orang tua, permohonan maaf, penguatan investigasi, serta koordinasi PIC lintas sektor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting setelah kejadian dugaan keracunan MBG?
Vote Now

Gibran datang menemui orang tua anak-anak yang sakit setelah makan makanan di sekolah. Ia meminta maaf dan berkata pemerintah akan membantu merawat semua korban. Orang tua meminta program MBG dievaluasi. Sekarang investigasi masih berjalan, dan hasilnya akan disampaikan dengan terbuka kepada keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting setelah kejadian dugaan keracunan MBG?
Vote Now

Pertemuan langsung memberi ruang bagi orang tua untuk menyampaikan kekhawatiran dan permintaan evaluasi program MBG. Pemerintah juga menyatakan komitmen menangani korban, menyelesaikan investigasi secara terbuka, memperkuat pengawasan, serta mengoordinasikan layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting setelah kejadian dugaan keracunan MBG?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak dugaan keracunan makanan di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/09/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan pemerintah menindaklanjuti keluhan keluarga dan mengoptimalkan penanganan para korban.

1. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh korban mendapat penanganan yang diperlukan

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/09/2026). (Dok. Setwapres)

Gibran mengaku memahami kekhawatiran orang tua terhadap kondisi kesehatan anak-anak mereka. Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan, sementara investigasi atas kejadian tersebut terus berjalan.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Bapak-Ibu berhak khawatir dengan kondisi saat ini dan saya sangat memahami kekhawatiran Bapak-Ibu semua,” ucapnya.

2. Gibran tanggapi permintaan evaluasi program MBG

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/09/2026). (Dok. Setwapres)

Dalam dialog tersebut, salah satu orang tua siswa, Faizun, meminta pemerintah mengevaluasi program MBG dan mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami akan carikan solusi terbaik, Pak. Yang jelas tata kelolanya harus diperbaiki sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” jawab Gibran.

Gibran menjelaskan bahwa kunjungannya ke Bawang merupakan bentuk perhatian langsung pemerintah untuk memastikan korban tertangani dengan baik dan keluarga memperoleh kepastian. Selain itu, ia meminta agar investigasi segera dituntaskan dan pengawasan diperkuat guna mencegah kejadian serupa.

“Jika saya berada di posisi Bapak-Ibu, tentu saya juga akan khawatir ketika anak saya keracunan. Oleh sebab itu, hari ini saya datang langsung ke sini untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat,” imbuhnya.

3. Gibran minta proses investigasi dilakukan cepat dan hasilnya disampaikan terbuka kepada keluarga korban

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui orang tua siswa yang anak-anaknya terdampak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/09/2026). (Dok. Setwapres)

Terkait investigasi, Gibran meminta agar prosesnya dilakukan secara cepat dan hasilnya disampaikan secara terbuka kepada keluarga korban. Ia juga menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang.

“Proses investigasi sedang berjalan, tapi saya pastikan dilakukan dengan cepat dan hasil investigasi akan diinformasikan kepada Bapak-Ibu secara terbuka dan transparan. Kejadian ini tidak boleh berulang,” tegas dia.

Di akhir pertemuan, Gibran meminta pemerintah daerah memastikan setiap keluhan keluarga korban ditindaklanjuti secara jelas dan terkoordinasi. Ia juga meminta Bupati menetapkan penanggung jawab atau person in charge (PIC) lintas sektor untuk mengoordinasikan penanganan, mulai dari aspek kesehatan hingga layanan pendidikan dan kebutuhan keluarga.

“Setiap keluhan orang tua atau keluarga korban harus ditindaklanjuti. Pak Bupati, tolong tentukan PIC lintas BGN, Dinkes, Disdikbud, dan Pemkab untuk menjawab isu kesehatan, layanan siswa, dan kebutuhan keluarga,” pungkas Gibran.

Sampaikan pendapatmu

Apa yang paling penting setelah kejadian dugaan keracunan MBG?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article