Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kantor BGN Digeledah, Istana: Bagian dari Perbaikan Tata Kelola
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional oleh Kejagung merupakan langkah memperbaiki tata kelola dan manajemen pemerintahan.
  • Kejagung melakukan penggeledahan di kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dengan sejumlah personel berseragam dan membawa perlengkapan investigasi.
  • Tiga mantan pejabat BGN, termasuk eks Kepala Dadan Hindayana, dijemput Kejagung sejak dini hari dan akan diumumkan secara resmi pada sore hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang dari Kejaksaan datang ke kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta. Mereka pakai rompi hitam dan bawa tas. Tiga orang bekas pimpinan kantor itu juga dijemput pagi-pagi sekali. Kata Pak Prasetyo dari Istana, semua ini supaya kerja pemerintahan jadi lebih baik. Sekarang semua orang diminta tunggu hasilnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Mensesneg Prasetyo Hadi menunjukkan bahwa langkah penggeledahan terhadap kantor Badan Gizi Nasional dipandang sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan. Sikap ini mencerminkan komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas, sekaligus menegaskan pentingnya memberi ruang bagi penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan terbuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), merupakan bagian dari memperbaiki tata kelola manajemen pemerintahan. Oleh karena itu, Prasetyo mengajak semua pihak untuk memberi kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

"Tentunya ini bagian dari proses untuk sekali lagi komitmen kita bersama-sama adalah untuk selalu berusaha memperbaiki tata kelola, memperbaiki manajemen bagi semua pemerintahan, kementerian maupun lembaga," ujar Prasetyo dalam keterangan suara, Rabu (3/6/2026).

Prasetyo kemudian mengajak semua pihak yang bekerja di bidang pemerintahan untuk senantiasa bekerja dengan baik dan menghindari pelanggaran.

Terkait dengan apa saja yang digeledah, Prasetyo mengajak semua pihak menunggu hasil dari Kejaksaan.

"Dan kemudian nanti kita bersama-sama kita lihat, dan kita tunggu hasilnya," kata dia.

Sejumlah personel dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terpantau mendatangi dan memasuki Kantor Badan Gizi Nasional pada Rabu (3/6/2026) sore. Beberapa di antaranya tampak mengenakan rompi berwarna hitam dan membawa tas jinjing. Mereka berjalan beriringan masuk ke area dalam gedung.

Di antara rombongan tersebut, tampak dua personel berseragam loreng militer lengkap yang membawa tas ransel besar di punggung mereka, berjalan bersama pegawai lainnya yang mengenakan pakaian berwarna merah.

Kejagung juga dikabarkan sudah menjemput eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana beserta eks Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya pada Rabu (3/6/2026). Berdasarkan informasi yang diterima IDN Times, ketiganya dijemput sejak pukul 04.00 WIB.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jefri mengatakan, penjemputan ketiganya akan dirilis resmi Kejagung pada sore ini.

“Nanti secara resmi dirilis (soal penjemputan),” kata Jefri kepada IDN Times.

Kejagung juga telah menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026) pagi.

“Benar, kantor BGN digeledah,” ujar Jefri.

Editorial Team

Related Article