Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pajak Pratama (KPP) Madya Jakarta Utara (Jakut). Penggeledahan ini terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat pajak.
"Benar, dalam lanjutan penyidikan perkara suap pajak, hari ini tim melakukan penggeledahan di KPP Madya Jakarta Utara," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (12/1/2026).
"Kegiatan masih berlangsung," ujar dia.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka usai OTT pada Minggu (11/1/2025). Kelima tersangka adalah Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifuddin, Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara Askob Bahtiar selaku penerima suap,
Konsultan Pajak Abdul Kadim Sahbudin, dan Staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto selaku pemberi suap.
Kasus bermula ketika Tim Pemeriksa KPP Jakarta Utara menemukan potensi kurang bayar PBB PT WP sekitar Rp75 miliar. Terjadi tawar menawar nilai kekurangan bayar tersebut
Akhirnya disepakati kekurangan bayarnya menjadi Rp60 miliar. Sebagai imbalan atas pengurangan tersebut, pegawai pajak meminta Rp8 miliar, tetapi berubah jadi Rp4 miliar setelah negosiasi.
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp793 juta, uang tunai 165 ribu dolar Singapura atau setara Rp2,16 miliar, serta logam mulia seberat 1,3 kilogram senilai Rp3,42 miliar.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Kantor Pajak Jakarta Utara Digeledah KPK Usai OTT

Tersangka korupsi pajak (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Curated For You
- KPK Sita Barang Bukti dari OTT Pegawai Pajak di Jakut, Total Rp6,38 Miliar11 Jan 2026, 07:48 WIB
- Kronologi OTT Pegawai Pajak Jakut, Ditangkap KPK Saat Bagi-bagi Duit Suap11 Jan 2026, 08:27 WIB
Editorial Team
EditorDeti Mega Purnamasari
Related Article
Selain Six Nine, Ternyata Ada Puluhan Pohon Ditebang Ilegal di Bandung11 Agu 2026, 13:56 WIB
Sidang Tahunan MPR 2026 Hadirkan 8 Penerima Manfaat Program Pemerintah11 Agu 2026, 13:56 WIB
Polisi Kembali Geledah Sekolah di Jaksel, Temukan Airsoft Gun-117 Peluru11 Agu 2026, 13:53 WIB
MUI Jatim: Kupon Jalan Sehat Agustusan Berbayar Berpotensi Judi11 Agu 2026, 13:49 WIB
Pemkab Tabanan Hormati Penyidikan Dugaan Korupsi Dinkes11 Agu 2026, 13:47 WIB
Mensesneg Bantah Pratikno Bakal Mundur dari Menko PMK11 Agu 2026, 13:45 WIB
Polisi: Senjata Angin di Sekolah Jaksel untuk Olahraga Menembak11 Agu 2026, 13:40 WIB
Yaqut Diduga Siapkan Rp17,8 M untuk Pengaruhi Pansus Angket DPR11 Agu 2026, 13:38 WIB
DKPP Jabar Klaim Stok Pangan Aman hingga Ramadan 202711 Agu 2026, 13:37 WIB
23 Daerah di Jabar Dilanda Kekeringan Akibat Kemarau Disertai El Nino11 Agu 2026, 13:34 WIB
Tiga Tahun Bertugas, Konjen Australia Todd Dias Pamit dari Makassar11 Agu 2026, 13:30 WIB
Kasus Penebangan Pohon Ilegal Bandung Bisa Picu Revisi UU Lingkungan11 Agu 2026, 13:28 WIB
13.845 Kasus Kekerasan Anak, Peran Keluarga Jadi Sorotan Kemendukbangga11 Agu 2026, 13:19 WIB
Rumus Jaga Jarak Aman 3 Detik di Belakang Motor Emak-emak Biar Nggak Nggak Nabrak11 Agu 2026, 13:15 WIB
3 Menteri Agama Terseret Kasus Korupsi, Yaqut yang Terbaru11 Agu 2026, 13:12 WIB
Terkuak! Pelaku Buang Jasad Bayi di Bandar Lampung Ternyata ART11 Agu 2026, 13:01 WIB
Perubahan Menguji Mental, Ini Cara Tetap Tenang dan Adaptif11 Agu 2026, 13:00 WIB
5 Rahasia Cara Bikin Gemini AI Jadi Guru Bahasa Asing Pribadi yang Super Sabar11 Agu 2026, 13:00 WIB
Riau Peringkat 2 Nasional Kebakaran Hutan, 15.608,37 Hektare Hangus11 Agu 2026, 12:56 WIB
Hilang Dua Tahun, Perempuan Asal Wajo Ternyata Dibunuh di Morowali11 Agu 2026, 12:49 WIB