Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, 4 Wilayah Riau Jadi Perhatian
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung melakukan pengecekan penanganan Karhutla di areal PT Bumi Siak Pusako, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak (dok. Polda Riau)
  • Polda Riau meningkatkan kewaspadaan Karhutla setelah hotspot terpantau di Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Siak.
  • Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai mengecek penanganan Karhutla di areal PT Bumi Siak Pusako, Kecamatan Dayun.
  • Polda Riau menangani 41 kasus Karhutla dan menetapkan 44 orang sebagai tersangka, sambil memperkuat pencegahan serta pemadaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih utama untuk Karhutla Riau?
Vote Now
Hingga 4 September 2026

Luas lahan yang tercatat terbakar di Provinsi Riau mencapai 5.865,32 hektare.

Sabtu (5/9/2026)

Polda Riau meningkatkan kewaspadaan Karhutla setelah muncul hotspot di sejumlah wilayah. Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai mengecek penanganan Karhutla di Siak.

Hingga saat ini

Polda Riau dan jajaran telah menangani 41 kasus Karhutla serta menetapkan 44 orang sebagai tersangka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih utama untuk Karhutla Riau?
Vote Now
  • What?
    Polda Riau meningkatkan kewaspadaan Karhutla dan melakukan pengecekan penanganan di Siak setelah muncul hotspot di sejumlah wilayah.
  • Who?
    Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, Polda Riau, dan jajaran kewilayahan.
  • Where?
    Areal PT Bumi Siak Pusako, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
  • When?
    Sabtu (5/9/2026), dengan catatan luas lahan terbakar hingga 4 September 2026.
  • Why?
    Hotspot terpantau cukup tinggi di sejumlah wilayah dan luas lahan terbakar di Riau mencapai 5.865,32 hektare.
  • How?
    Jajaran diminta melakukan ground check, pemadaman dan pendinginan bila ditemukan api, serta sosialisasi larangan membakar lahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih utama untuk Karhutla Riau?
Vote Now

Polisi dan tentara datang ke Siak untuk melihat api hutan dan lahan. Mereka melihat tempat yang punya banyak titik panas. Polisi juga meminta orang mengecek titik itu. Kalau ada api, mereka memadamkannya dan mendinginkannya. Sekarang Polda Riau juga mengajak warga membersihkan lahan tanpa membakar lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih utama untuk Karhutla Riau?
Vote Now

Pengecekan lapangan, pemadaman, pendinginan, sosialisasi, dan pendampingan tanpa membakar menunjukkan penanganan Karhutla Riau dilakukan melalui beberapa langkah. Keterlibatan Bhabinkamtibmas, Babinsa, tim gabungan, pemerintah daerah, perusahaan, relawan, dan masyarakat memperluas pelaksanaan pencegahan serta penanganan di wilayah rawan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, mana yang lebih utama untuk Karhutla Riau?
Vote Now

Jakarta, IDN Times – Polda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul munculnya hotspot dalam jumlah cukup tinggi di sejumlah wilayah, Sabtu (5/9/2026). Empat kabupaten menjadi perhatian berdasarkan laporan hotspot pagi ini. Indragiri Hulu tercatat 59 hotspot, Indragiri Hilir 48 hotspot, Pelalawan 22 hotspot, dan Siak 20 hotspot.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung melakukan pengecekan penanganan Karhutla di areal PT Bumi Siak Pusako, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi terkini di lapangan sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta proses pemadaman dan pendinginan berjalan optimal.

“Hari ini saya bersama Pangdam turun langsung melihat kondisi di Siak. Sementara untuk wilayah lain yang terpantau memiliki hotspot, jajaran sudah kita minta melakukan pengecekan di lapangan. Setiap indikasi harus segera ditindaklanjuti agar api tidak sampai meluas,” kata Herry.

1. Jajaran kewilayahan diminta ground check untuk memastikan kondisi sebenarnya

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung melakukan pengecekan penanganan Karhutla di areal PT Bumi Siak Pusako, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak (dok. Polda Riau)

Menurut Herry, data hotspot tidak serta-merta menunjukkan seluruh titik tersebut merupakan kebakaran aktif. Karena itu, jajaran kewilayahan telah diperintahkan melakukan ground check untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Jika ditemukan api, personel diminta segera melakukan pemadaman dan melanjutkannya dengan pendinginan hingga lokasi benar-benar aman, terutama pada kawasan gambut yang memiliki karakteristik bara dapat bertahan di bawah permukaan.

“Kondisi Karhutla sangat dinamis. Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Begitu ada hotspot, cek. Kalau ditemukan api, segera padamkan dan pastikan pendinginannya tuntas,” ujarnya.

2. Luas lahan Riau yang terbakar capai 5,8 ribu hektare

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung melakukan pengecekan penanganan Karhutla di areal PT Bumi Siak Pusako, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak (dok. Polda Riau)

Hingga 4 September 2026, luas lahan yang tercatat terbakar di Provinsi Riau mencapai 5.865,32 hektare. Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan kembali diperkuat, terutama di desa-desa rawan Karhutla, kawasan perkebunan, lahan gambut dan lokasi yang sebelumnya pernah terbakar.

Herry mengatakan, masih ditemukannya masyarakat yang membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar juga menjadi perhatian.

Karena itu, lanjut jenderal bintang dua ini, sosialisasi larangan membakar lahan diminta kembali dilakukan secara masif hingga tingkat desa dan dusun.

Ia mengungkapkan, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa akan menjadi ujung tombak pencegahan dengan turun langsung menemui masyarakat, kelompok tani hingga pemilik lahan.

Sosialisasi dilakukan melalui sambang dan door to door, patroli dialogis, kegiatan di tempat ibadah maupun ruang publik, serta pengecekan kembali plang larangan membakar di wilayah rawan.

“Pencegahan harus dimulai sebelum muncul api. Bhabinkamtibmas bersama Babinsa harus mengetahui kondisi wilayah dan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat. TNI-Polri bersama pemerintah harus hadir sampai ke tingkat desa,” tegas Herry.

Namun, Herry menekankan pendekatan terhadap masyarakat tidak boleh berhenti pada larangan.

Masyarakat yang perlu membersihkan atau membuka lahan juga perlu diberikan edukasi dan pendampingan agar aktivitas tersebut dilakukan tanpa membakar.

Jajaran di wilayah diminta membantu mencarikan alternatif sesuai kondisi setempat, termasuk memberikan dukungan peralatan apabila memungkinkan dan diperlukan.

“Kita tidak ingin hanya datang dan mengatakan tidak boleh membakar. Kita juga harus memberikan solusi. Masyarakat tetap bisa mengelola lahannya, tetapi dengan cara yang aman dan tidak menimbulkan Karhutla,” katanya.

3. Polda Riau dan jajaran menangani 41 kasus Karhutla dan menetapkan 44 orang sebagai tersangka

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung melakukan pengecekan penanganan Karhutla di areal PT Bumi Siak Pusako, di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak (dok. Polda Riau)

Di sisi lain, penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla tetap berjalan. Hingga saat ini, Polda Riau dan jajaran telah menangani 41 kasus Karhutla dan menetapkan 44 orang sebagai tersangka.

Setiap lokasi kebakaran akan didalami untuk mengetahui penyebab serta pihak yang bertanggung jawab. Jika ditemukan unsur pidana, proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pencegahan kita perkuat, pemadaman kita lakukan maksimal, tetapi penegakan hukum tetap berjalan. Kalau ditemukan unsur pidana, tentu akan kita proses,” tegas Herry.

Herry juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel TNI-Polri dan tim gabungan yang terus berjibaku menangani Karhutla, termasuk BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pemerintah daerah, perusahaan, relawan dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi Polda Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama seluruh unsur terkait akan terus diperkuat, baik dalam pemadaman maupun pencegahan.

“Fokus kita sekarang adalah mencegah kebakaran baru, memadamkan setiap api yang ditemukan dan memastikan tidak ada kebakaran yang meluas. Pada saat yang sama, keselamatan dan kesehatan seluruh personel yang bekerja di lapangan juga harus kita jaga,” ujarnya.

Pilih fokus utama penanganan Karhutla Riau

Menurutmu, mana yang lebih utama untuk Karhutla Riau?

See More
Ground check dan pemadaman
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Edukasi pembukaan lahan tanpa membakar

Curated For You

Editorial Team

Related Article