Kapolri Rotasi 6 Kapolres di Polda Jawa Tengah, Termasuk Solo dan Semarang

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merotasi enam pucuk pimpinan Polres di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
Mutasi mencakup penunjukan Wakapolda, Dansatbrimob, dan Dirlantas Polda Jateng.
Polri menyebut mutasi sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier.
Jakarta, IDN Times - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi terhadap 6 pucuk pimpinan Polres di wilayah hukum Polda Jawa Tengah (Jateng).
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Mutasi terhadap 6 Kapolres di Jateng ini menjadi bagian dari perombakan terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen).
Ini menjadi mutasi besar-besaran kedua yang dilakukan Jenderal Suyudi setelah resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026.
1. Kapolri tunjuk 6 Kapolres baru di Polda Jateng

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melantik 27 pejabat utama dan Kapolda di ruang rapat utama Mabes Polri pada Sabtu, 3 Oktober 2026. (Dokumentasi Divisi Mabes Polri) Suyudi menunjuk 6 Kapolres baru di wilayah Polda Jateng dalam mutasi jabatan yang diumumkan hari ini. Berikut 6 Kapolres baru di wilayah Polda Jateng:
1. Kombes Erlin Tang Jaya yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri kini ditunjuk sebagai Kapolrestabes Semarang Polda Jateng.
2. AKBP Candra Sasongko yang sebelumnya menjabat Kabagbinkar RO SDM Polda Jabar kini ditunjuk sebagai Kapolresta Surakarta Polda Jateng.
3. Kombes Dhovan Oktavianton yang merupakan Dirpolairud Polda Jambi kini dipercaya sebagai Kapolresta Banyumas Polda Jateng.
4. AKBP Febriyani Aer, yang merupakan Kasianev SIM Subdit SIM Ditregident Korlantas Polri diangkat sebagai Kapolres Tegal Polda Jateng.
5. AKBP Afrito Marbaro, yang sebelumnya mengemban jabatan sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Jabar diangkat sebagai Kapolres Salatiga Polda Jateng.
6. AKBP Deni Septiawan, yang merupakan Kasubbagpimtajas Korsis Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri kini dipercaya sebagai Kapolres Wonogiri Polda Jateng.
2. Kapolri rombak posisi Wakapolda Jateng

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melantik 27 pejabat utama dan Kapolda di ruang rapat utama Mabes Polri pada Sabtu, 3 Oktober 2026. (Dokumentasi Divisi Mabes Polri) Selain 6 Kapolres baru, Suyudi juga menunjuk Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan sebagai Wakapolda Jateng. Ia sebelumnya mengemban jabatan sebagai Analos Kebijakan Utama Bidang Perawatan Personel (Watpres) Staf Sumberdaya Manusia (SSDM) Polri.
Suyudi juga menunjuk Kombes Pol Wahyu Widiarso Suprapto sebagai Dansatbrimob Polda Jateng. Ia sebelumnya menjabat sebagai Teknisi KBR Madya TK. I Korbrimob Polri.
Kemudian, Kapolri juga menunjuk Kombes Pol Muhammad Aldian sebagai Dirlantas Polda Jateng yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Akpol Lamdiklat Polri.
3. Mutasi besar-besar bagian dari pembinaan karier

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melantik 27 pejabat utama dan Kapolda di ruang rapat utama Mabes Polri pada Sabtu, 3 Oktober 2026. (Dokumentasi Divisi Mabes Polri) Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.
“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri "Polisi Bersama Masyarakat". Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Johnny.
























