Kasus ISPA Tembus 333 Ribu, Menkes Akan Terbang ke Palangkaraya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dijadwalkan mengunjungi Palangkaraya pada 23 Oktober 2026 untuk memantau dampak karhutla terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Laporan kasus ISPA mencapai 333 ribu, tetapi kasus harian disebut menurun dari sekitar 10–15 ribu menjadi 3 ribu kasus per hari.
Pemerintah rutin memantau kondisi melalui koordinasi daring, membagikan masker, dan mengimbau warga tetap di rumah saat kualitas udara memburuk.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, berencana mengunjungi Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (23/10/2026), untuk memantau kondisi di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Budi mengatakan, pemantauan kualitas udara di sejumlah daerah terdampak menunjukkan tren yang mulai membaik. Meski demikian, kondisi di beberapa wilayah masih perlu diwaspadai.
“Saya sendiri rencananya besok akan ke Palangkaraya,” kata Budi dalam konferensi pers, Kamis (22/10/2026.)
1. Total kasus ISPA 333 ribu

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konpers pencapaian 2 tahun pemerintahanPrabowo-Gibran di Gedung Kemenkes, Kamis (22/10/2026) .(IDN Times Dini Suciatiningrum) Budi menyebut, total laporan kasus ISPA tercatat mencapai 333 ribu. Namun, ia meminta angka tersebut dilihat berdasarkan tren harian untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak karhutla.
“Emang laporannya 333 ribu, tapi teman-teman mesti lihat, waktu pertama kali jadi, ini sekitar 10 ribuan per hari. 10 sampai 15 ribu per hari yang kena. Sekarang sudah turun ke 3 ribuan,” kata Budi.
2. Pemerintah pantau kondisi dampak Karhutla

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konpers pencapaian 2 tahun pemerintahanPrabowo-Gibran di Gedung Kemenkes, Kamis (22/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Budi mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan kondisi udara dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di daerah terdampak karhutla. Pemantauan dilakukan secara rutin melalui koordinasi daring.
“Apa yang sudah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan? Kita nomor satu itu harus kasih masker,” kata Budi.
3. Budi imbau masyarakat stay di rumah
Menteri Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat usai meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, (24/8/2026). (Dok. KLH) Budi mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan polusi udara yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
“Orang harus stay di rumah. Karena kalau dia keluar dengan angka yang tinggi, itu dia menghirup, dampak kesehatannya negatif,” ujarnya.





















