KB Gratis Digelar Serentak hingga 7 Oktober, Ini Syaratnya

- Pelayanan KB gratis digelar serentak di seluruh Indonesia hingga 7 Oktober 2026.
- Layanan di fasilitas kesehatan terdaftar mencakup konseling, skrining, pemeriksaan, serta pemasangan IUD dan implan.
- Program ditujukan membantu pasangan usia subur merencanakan keluarga dan mengatur jarak kehamilan.
Jakarta, IDN Times - Pelayanan keluarga berencana (KB) gratis digelar serentak di seluruh Indonesia hingga 7 Oktober 2026. Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan layanan ini ditujukan untuk membantu pasangan usia subur merencanakan keluarga dan mengatur jarak kehamilan. Hal ini diungkapkan Isyana saat meninjau pelayanan KB di Tangerang Selatan, Banten.
“Kemendukbangga/BKKBN tidak ingin mematok anaknya berapa, tetapi yang paling penting adalah bisa melakukan perencanaan keluarga,” ujar Isyana, dikutip Senin (21/9/2026).
1. Layanan KB gratis sebulan

ilustrasi kontrasepsi oral (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com) Pelayanan berlangsung 7 September-7 Oktober 2026 di fasilitas kesehatan yang telah teregister di Kemendukbangga/BKKBN. Layanan mencakup konseling, skrining, pemeriksaan, hingga pemasangan kontrasepsi seperti IUD dan implan.
“Perencanaan keluarga termasuk juga menjaga jarak kehamilan, dan tadi sudah diikuti oleh masyarakat Tangerang Selatan,” katanya.
2. Cegah risiko 4 "Terlalu" yakni muda, tua, dekat, banyak

Pemulihan anak-anak korban bencana banjir dan longsor di pengungsian Pidie Jaya, Aceh. (Dok. Kemendukbangga/BKKBN) Isyana menyebut perencanaan keluarga tidak hanya berkaitan dengan jumlah anak, tetapi juga pengaturan jarak kehamilan. Upaya tersebut diarahkan untuk membantu pasangan mempersiapkan kehamilan sekaligus mencegah risiko 4 Terlalu, yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak.
“Kemendukbangga/BKKBN tidak ingin mematok anaknya berapa, tetapi yang paling penting adalah bisa melakukan perencanaan keluarga,” ujar dia.
3. Layanan harus sesuai kebutuhan

Mahasiswa Universitas Terbuka ikut memperkuat KIE BKB dan Program GATI BKKBN. (Dok. Kemendukbangga/BKKBN) Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengapresiasi layanan gratis yang digelar di Kecamatan Setu. Pemerintah mengimbau pasangan usia subur berkonsultasi terlebih dahulu, agar metode kontrasepsi yang digunakan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.
“Hari ini telah membantu pasangan usia subur yang ada di Kecamatan Setu untuk mendapatkan fasilitas pemasangan KB secara gratis,” ujar Pilar.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















