Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Begini Peran Supporting Port Bantu Kelancaran Logistik di Marunda
Antrean kendaraan logistik sempaCaptt terjadi di kawasan Marunda akibat meningkatnya kebutuhan pelayanan peti kemas. (PT KCN)
  • Antrean kendaraan logistik di Marunda mulai terurai setelah disepakati pemanfaatan area operasional PT KCN sebagai lokasi sementara pembongkaran kontainer untuk mempercepat arus logistik.
  • Mediasi yang melibatkan pemerintah, kepolisian, perusahaan pelabuhan, dan perwakilan sopir diapresiasi karena berhasil menghadirkan solusi kondusif bagi kelancaran pelayanan logistik di kawasan Marunda.
  • Kolaborasi antarpelaku logistik dinilai penting agar sistem distribusi tetap lancar saat volume meningkat, dengan PT KCN berperan sebagai pelabuhan penyangga yang memperkuat kapasitas layanan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Karya Citra Nusantara (KCN) mengizinkan pemanfaatan area operasionalnya sebagai lokasi sementara pembongkaran kontainer untuk mengurai antrean kendaraan logistik di kawasan Marunda, Jakarta Utara.
  • Who?
    Pihak yang terlibat meliputi PT KCN, PT Global Terminal Marunda (GTM), PT Quad Kontena, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, serta pengemudi yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI).
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di kawasan Marunda, Jakarta Utara, termasuk area operasional PT KCN yang dimanfaatkan sebagai lokasi tambahan pembongkaran kontainer.
  • When?
    Langkah ini dilakukan setelah mediasi antara berbagai pihak menyusul kepadatan pelayanan kontainer yang terjadi beberapa waktu terakhir di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.
  • Why?
    Tindakan ini diambil karena kapasitas pelayanan peti kemas kosong di Depo GTM telah mencapai batas optimal sehingga memicu antrean kendaraan dan memperlambat arus logistik.
  • How?
    Pemanfaatan area sementara milik PT KCN disepakati melalui mediasi bersama aparat dan pelaku logistik. Langkah kolaboratif ini mempercepat proses bongkar muat dan membantu mengurai antrean kendaraan secara bertahap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Antrean kendaraan logistik yang sempat menghambat pelayanan pembongkaran kontainer di kawasan Marunda, Jakarta Utara, mulai terurai setelah berbagai pemangku kepentingan menyepakati langkah percepatan operasional.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pemanfaatan area operasional PT Karya Citra Nusantara (KCN) sebagai lokasi sementara pembongkaran kontainer guna membantu menjaga kelancaran arus logistik.

Kepadatan tersebut terjadi seiring meningkatnya aktivitas logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang mendorong kenaikan kebutuhan pelayanan peti kemas. Akibatnya, kapasitas pelayanan peti kemas kosong di Depo PT Global Terminal Marunda (GTM) mencapai batas optimal sehingga memicu antrean kendaraan di akses menuju kawasan Marunda.

1. Mediasi dengan melibatkan pemerintah dan pihak terkait

PT KCN bersama para pemangku kepentingan berkolaborasi dalam penanganan kepadatan logistik di Marunda guna mempercepat pelayanan serta menjaga kelancaran arus distribusi barang. (PT KCN)

Sebagai tindak lanjut atas aspirasi sejumlah pengemudi trailer yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI), dilakukan mediasi dengan melibatkan PT GTM, PT Quad Kontena, PT KCN, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, serta perwakilan pengemudi.

Dalam mediasi tersebut disepakati pemanfaatan area operasional PT KCN sebagai lokasi tambahan untuk kegiatan pembongkaran kontainer sementara. Langkah ini membantu mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan berangsur terurai dan aktivitas logistik kembali berjalan lebih lancar.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ketika kapasitas pelayanan di satu titik mengalami tekanan, kolaborasi antarsimpul logistik menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan, pendekatan dialog menjadi langkah yang ditempuh agar penyampaian aspirasi berlangsung kondusif sekaligus menghasilkan solusi yang dapat segera dijalankan.

"Pendekatan seperti ini dilakukan agar seluruh pihak dapat menemukan solusi bersama sehingga pelayanan logistik dapat kembali berjalan dengan baik," ujar Aris.

2. Mediasi diapresiasi banyak pihak

PT KCN sebagai pelabuhan penyangga (supporting port) terus memperkuat kapasitas operasional untuk mendukung sistem logistik nasional. (PT KCN)

Koordinator Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI), Isnen, mengapresiasi seluruh pihak yang membuka ruang dialog untuk mencari penyelesaian atas kepadatan pelayanan pembongkaran kontainer.

"Kami mengapresiasi semua pihak yang sudah mau duduk bersama mencari solusi. Harapan kami, hasil kesepakatan ini bisa dijalankan dengan baik sehingga antrean dapat segera terurai dan pelayanan pembongkaran kontainer ke depan semakin tertata. Yang paling penting bagi kami adalah operasional kembali lancar sehingga para pengemudi bisa kembali bekerja dengan normal," ujar Isnen.

3. Solusi yang membantu mempercepat pelayanan

Ilustrasi logistik (Pixabay)

Support and Development Manager PT Global Terminal Marunda (GTM), Yan Rizal Supardi, mengatakan kepadatan pelayanan yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pembelajaran bahwa sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan.

Sebelum memanfaatkan area operasional PT KCN, GTM juga telah bekerja sama dengan sejumlah depo di sekitar kawasan untuk mengurangi beban pelayanan. Namun, kapasitas yang tersedia saat itu belum mampu mengakomodasi lonjakan kendaraan sehingga diperlukan dukungan kapasitas dari kawasan sekitar.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa kelancaran sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan. Ketika volume pelayanan meningkat, diperlukan kolaborasi antarpelaku logistik agar kapasitas yang tersedia dapat saling melengkapi. Dukungan area operasional PT KCN menjadi salah satu solusi yang membantu mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan dapat segera terurai," ujar Yan.

Ia menambahkan, keberadaan kawasan penyangga (supporting port) di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas layanan logistik. Dengan sinergi antarpelaku logistik, distribusi barang dapat tetap berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume pelayanan.

Senada dengan hal tersebut, Humas PT KCN Bella Mardiana mengatakan, penanganan kepadatan di Marunda menunjukkan pentingnya keberadaan pelabuhan penyangga yang memiliki kapasitas operasional memadai untuk mendukung kelancaran sistem logistik nasional.

“Keberadaan pelabuhan penyangga tidak hanya penting dalam membantu mengurai kepadatan pelayanan ketika terjadi peningkatan aktivitas logistik, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sistem logistik nasional agar semakin efisien, tangguh, dan berdaya saing,” kata Bella.

Sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP), ia menerangkan bahwa PT KCN sejak awal dikembangkan untuk mendukung ekosistem logistik di kawasan Marunda sebagai supporting port bagi Pelabuhan Tanjung Priok.

Ke depan, PT KCN berkomitmen terus memperkuat kapasitas layanan kepelabuhanan melalui pengembangan fasilitas dan peningkatan layanan guna mendukung kebutuhan logistik nasional yang terus berkembang. (WEB)

Curated For You

Editorial Team

Related Article