Ilustrasi logistik (Pixabay)
Support and Development Manager PT Global Terminal Marunda (GTM), Yan Rizal Supardi, mengatakan kepadatan pelayanan yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pembelajaran bahwa sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan.
Sebelum memanfaatkan area operasional PT KCN, GTM juga telah bekerja sama dengan sejumlah depo di sekitar kawasan untuk mengurangi beban pelayanan. Namun, kapasitas yang tersedia saat itu belum mampu mengakomodasi lonjakan kendaraan sehingga diperlukan dukungan kapasitas dari kawasan sekitar.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa kelancaran sistem logistik tidak dapat hanya bertumpu pada satu simpul pelayanan. Ketika volume pelayanan meningkat, diperlukan kolaborasi antarpelaku logistik agar kapasitas yang tersedia dapat saling melengkapi. Dukungan area operasional PT KCN menjadi salah satu solusi yang membantu mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan dapat segera terurai," ujar Yan.
Ia menambahkan, keberadaan kawasan penyangga (supporting port) di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas layanan logistik. Dengan sinergi antarpelaku logistik, distribusi barang dapat tetap berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume pelayanan.
Senada dengan hal tersebut, Humas PT KCN Bella Mardiana mengatakan, penanganan kepadatan di Marunda menunjukkan pentingnya keberadaan pelabuhan penyangga yang memiliki kapasitas operasional memadai untuk mendukung kelancaran sistem logistik nasional.
“Keberadaan pelabuhan penyangga tidak hanya penting dalam membantu mengurai kepadatan pelayanan ketika terjadi peningkatan aktivitas logistik, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sistem logistik nasional agar semakin efisien, tangguh, dan berdaya saing,” kata Bella.
Sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP), ia menerangkan bahwa PT KCN sejak awal dikembangkan untuk mendukung ekosistem logistik di kawasan Marunda sebagai supporting port bagi Pelabuhan Tanjung Priok.
Ke depan, PT KCN berkomitmen terus memperkuat kapasitas layanan kepelabuhanan melalui pengembangan fasilitas dan peningkatan layanan guna mendukung kebutuhan logistik nasional yang terus berkembang. (WEB)